Antisipasi Fiskal Tak Stabil, DPRD Dorong BKPSDM Lebih Optimal Kelola Anggaran

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang, Bonnie Sukardi. (ist)

i

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang, Bonnie Sukardi. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – DPRD Kota Bontang meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meningkatkan optimalisasi serapan anggaran meski capaian tahun 2025 telah mencapai sekitar 97 persen.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, menegaskan bahwa angka tersebut memang telah memenuhi ketentuan Kementerian Dalam Negeri terkait batas maksimal sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) sebesar tiga persen. Namun, menurutnya, capaian itu belum cukup.

“Sudah baik, tapi harus lebih optimal. Jangan sampai masih ada anggaran yang tersisa cukup besar,” tegasnya dalam rapat kerja pembahasan LKPJ Wali Kota Bontang Tahun Anggaran 2025, Senin (4/5/2026).

Ia menekankan bahwa serapan anggaran yang tinggi harus sejalan dengan pelaksanaan program yang maksimal. Setiap kegiatan yang telah direncanakan wajib direalisasikan secara tepat dan efektif.

Bonnie juga mengingatkan bahwa ke depan kondisi fiskal daerah tidak selalu stabil. Karena itu, perencanaan anggaran harus lebih cermat agar tidak berdampak pada kebijakan lain, termasuk belanja pegawai.

Baca Juga :  Cegah Banjir dan Atur Tata Kota, DPRD Bontang Dorong Regulasi Drainase Terpadu

Selain itu, ia menyoroti kegiatan BKPSDM yang didominasi program nonfisik seperti pelatihan dan bimbingan teknis. Menurutnya, kegiatan tersebut tetap harus dikelola secara serius agar serapan anggaran bisa maksimal.

“Nonfisik bukan alasan. Justru harus lebih teliti dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

DPRD melalui Komisi A, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan agar pengelolaan anggaran BKPSDM semakin baik dan optimal ke depan. (adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Lang-Lang Dinilai Ladang PAD, DPRD Bontang Desak Payung Hukum Baru
DPRD Bontang Dorong PT Badak NGL Perkuat Pemberdayaan dan Serapan Tenaga Kerja Lokal
Ketua DPRD Bontang Desak Hukuman Maksimal Bagi Pelaku Pelecehan Anak
Posisi Wakil Ketua Lowong, DPRD Bontang Tunggu Restu PDIP
Anggaran Tidak Terserap Maksimal, DPRD Bontang Tegur Kinerja Dishub
DPRD Bontang Apresiasi Pengelolaan Dana Parpol, Dinilai Jadi yang Terbaik di Kaltim
Retribusi Pintu Masuk Lang-Lang Belum Berlaku, DPRD Bontang Dorong Optimalisasi PAD
Anggota Komisi C DPRD Bontang Soroti Ketimpangan PJU, Tekankan Pemerataan dan Pemeliharaan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:43 WITA

Lang-Lang Dinilai Ladang PAD, DPRD Bontang Desak Payung Hukum Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:07 WITA

DPRD Bontang Dorong PT Badak NGL Perkuat Pemberdayaan dan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:48 WITA

Antisipasi Fiskal Tak Stabil, DPRD Dorong BKPSDM Lebih Optimal Kelola Anggaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Ketua DPRD Bontang Desak Hukuman Maksimal Bagi Pelaku Pelecehan Anak

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:26 WITA

Posisi Wakil Ketua Lowong, DPRD Bontang Tunggu Restu PDIP

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:58 WITA

DPRD Bontang Apresiasi Pengelolaan Dana Parpol, Dinilai Jadi yang Terbaik di Kaltim

Senin, 4 Mei 2026 - 18:24 WITA

Retribusi Pintu Masuk Lang-Lang Belum Berlaku, DPRD Bontang Dorong Optimalisasi PAD

Senin, 4 Mei 2026 - 16:58 WITA

Anggota Komisi C DPRD Bontang Soroti Ketimpangan PJU, Tekankan Pemerataan dan Pemeliharaan

Berita Terbaru

Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, H. Rustam. (ist)

DPRD Bontang

Lang-Lang Dinilai Ladang PAD, DPRD Bontang Desak Payung Hukum Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:43 WITA

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (ist)

DPRD Bontang

Posisi Wakil Ketua Lowong, DPRD Bontang Tunggu Restu PDIP

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:26 WITA