DPRD Bontang Dukung Transformasi Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

- Editor

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (ist)

i

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, menegaskan pentingnya menjadikan Posyandu sebagai ujung tombak peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan Rapat Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina serta Mitra Posyandu harus menjadi agenda rutin agar berdampak nyata.

“Saya mengharapkan acara itu bisa berlangsung rutin dan bisa menjadi jalan untuk meningkatnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas,” ujar Saeful, saat ditemui di sela-sela rapat advokasi tersebut, di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Senin (16/6/2025).

Ia juga mengimbau semua pihak untuk bersinergi mendukung transformasi Posyandu, sesuai perannya masing-masing, demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Rapat yang digelar itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Mengusung tema “New Posyandu hingga Usia Emas, Posyandu Selalu Ada,” kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen Pemkot Bontang terhadap sistem kesehatan yang terintegrasi.

Baca Juga :  Dorong Kelas Pariwisata Bontang Naik Level, DPRD Tekankan Sertifikasi dan Legalitas Tour Guide

Neni menyampaikan bahwa Pemkot tengah serius mengimplementasikan Integrasi Layanan Primer (ILP), sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 13 Tahun 2024. Saat ini, Bontang telah memiliki 6 Puskesmas, 15 Pustu, dan 124 Posyandu yang menjadi tulang punggung layanan kesehatan dasar.

“Ini semua perlu dipahami sebagai konsep New Posyandu atau Posyandu 6 Bidang SPM yang mencakup pendidikan, kesehatan, PUPR, perumahan, ketertiban, dan sosial,” jelas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti pentingnya peran kader Posyandu sebagai penggerak sosial. Mereka turut aktif dalam mendata anak PAUD, memantau kondisi rumah tidak layak huni, hingga melakukan edukasi terkait stunting serta kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Mantapkan Komitmen Tata Kelola Daerah Lewat Bimtek di Yogyakarta

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot kini tengah mengkaji skema kenaikan insentif bagi kader Posyandu hingga Rp1 juta.

“Rapat ini adalah awal menuju Posyandu yang lebih kuat, inklusif, dan berdampak besar. Semua pihak harus memahami dan mendukung transformasi ini demi mencetak generasi sehat menyongsong Indonesia Emas,” tutur Neni.

Dengan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, transformasi Posyandu diharapkan benar-benar menjadi tonggak pemerataan layanan kesehatan berbasis komunitas di Kota Bontang. (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru