DPRD Bontang Ingatkan Disdikbud Antisipasi Data Ganda dalam Rekrutmen Guru Pengganti

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. (ist)

i

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – DPRD Kota Bontang menyoroti proses rekrutmen guru pengganti yang tengah dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. DPRD meminta pemerintah memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan untuk menghindari persoalan administrasi di kemudian hari.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan rekrutmen terbuka merupakan langkah positif untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri. Namun, proses tersebut perlu disertai verifikasi administrasi yang ketat terhadap setiap peserta.

Menurutnya, salah satu potensi masalah yang perlu diantisipasi adalah munculnya data ganda pada sistem pendidikan. Kondisi itu bisa terjadi apabila guru yang masih tercatat aktif di sekolah swasta diterima sebagai guru pengganti di sekolah negeri tanpa menyelesaikan status administrasinya terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau statusnya belum tuntas lalu tercatat di dua lembaga sekaligus, ini berpotensi menimbulkan masalah administrasi yang cukup serius,” ujar Heri.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Bontang Mediasi Sengketa 10 Tahun antara PT Gelora dan Pemkot

Ia menjelaskan, data ganda dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dapat berdampak pada validitas pendataan tenaga pendidik. Padahal, data tersebut menjadi acuan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pendidikan, termasuk kebutuhan guru dan pengalokasian anggaran.

Karena itu, Komisi A DPRD Bontang meminta Disdikbud memastikan setiap peserta yang dinyatakan lulus telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi sebelum ditempatkan di sekolah negeri. Verifikasi status kepegawaian dinilai menjadi bagian penting dalam proses seleksi.

Selain kepada Disdikbud, Heri juga mengimbau sekolah swasta untuk tertib dalam mengelola administrasi tenaga pengajar. Sekolah diminta memastikan kejelasan status guru yang mengikuti seleksi guru pengganti agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia mendorong pemerintah daerah bersama Disdikbud menyusun mekanisme yang lebih jelas terkait perpindahan tenaga pendidik, termasuk kewajiban menyelesaikan proses pengunduran diri atau administrasi lainnya sebelum menerima penugasan baru.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dukung Bantuan Pendidikan Pemkot, Tekankan Transparansi dan Tepat Sasaran

“Harus ada ketegasan supaya tidak menimbulkan tumpang tindih data di sistem. Semua pihak harus memahami bahwa administrasi yang tertib akan memudahkan pengelolaan pendidikan ke depan,” tegasnya.

Meski demikian, DPRD mendukung langkah Disdikbud membuka rekrutmen guru pengganti guna menjaga kualitas layanan pendidikan dan memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di sekolah negeri.

Komisi A berharap koordinasi antara Disdikbud, sekolah negeri, sekolah swasta, dan para peserta seleksi dapat berjalan optimal. Dengan demikian, kebutuhan guru dapat terpenuhi tanpa mengganggu akurasi data pendidikan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan di Kota Bontang.

“Yang terpenting adalah proses rekrutmen berjalan transparan, tertib, dan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Jangan sampai tujuan baik untuk memenuhi kebutuhan guru justru terganggu karena persoalan administrasi yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal,” pungkas Heri. (Adv)

Loading

Penulis : Ully

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan
Maknai Iduladha Lebih Dalam, Saeful Rizal Tekankan Nilai Pengorbanan
Di Hadapan Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Sahib Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Lepas 91 Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Pesan Terus Kejar Cita-Cita
DPRD Bontang Nilai Festival Pemuda Jadi Ruang Positif Cegah Anak Muda dari Kegiatan Negatif
DPRD Bontang Minta Konsep Pengelolaan Pulau Beras Basah Dipaparkan Terbuka
Ketua Komisi B DPRD Bontang Yakin Pickleball Mampu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Daerah
Bontang Gelar Turnamen Pickleball Open 2026, DPRD Dorong Lahirnya Atlet Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:36 WITA

DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:49 WITA

DPRD Bontang Ingatkan Disdikbud Antisipasi Data Ganda dalam Rekrutmen Guru Pengganti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:04 WITA

Maknai Iduladha Lebih Dalam, Saeful Rizal Tekankan Nilai Pengorbanan

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:59 WITA

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Lepas 91 Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Pesan Terus Kejar Cita-Cita

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:47 WITA

DPRD Bontang Nilai Festival Pemuda Jadi Ruang Positif Cegah Anak Muda dari Kegiatan Negatif

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:42 WITA

DPRD Bontang Minta Konsep Pengelolaan Pulau Beras Basah Dipaparkan Terbuka

Senin, 25 Mei 2026 - 08:24 WITA

Ketua Komisi B DPRD Bontang Yakin Pickleball Mampu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Bontang Gelar Turnamen Pickleball Open 2026, DPRD Dorong Lahirnya Atlet Baru

Berita Terbaru

Kegiatan Warung Tekan Inflasi di Kota Bontang. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:36 WITA