Brand Nasional Mulai Lirik Bontang, Alfin Minta Pertumbuhan Investasi Diimbangi Penataan Kota

- Editor

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. (ist)

i

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Kehadiran cabang kedua Kopi Kenangan di Kota Bontang menjadi sinyal positif bahwa daerah ini semakin menarik bagi investor dan pelaku usaha berskala nasional. Namun, di tengah meningkatnya minat investasi tersebut, pemerintah diminta memastikan pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan penataan kota dan keselamatan pengguna jalan.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menilai ekspansi salah satu merek kopi terbesar di Indonesia itu menunjukkan bahwa Bontang memiliki potensi ekonomi yang semakin diperhitungkan.

Menurutnya, masuknya merek-merek ternama tidak hanya membuka peluang usaha dan lapangan kerja, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing daerah sebagai pusat aktivitas ekonomi di kawasan pesisir Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada prinsipnya, kita mendukung semua investasi yang masuk ke Kota Bontang. Dengan hadirnya brand besar dan ternama di kota ini, tentu dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dari daerah-daerah sekitar untuk berbelanja di Bontang,” kata Alfin, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  DPRD Bontang Kaji Raperda Untuk Tingkatkan Pemahaman Pancasila di Sekolah

Gerai kedua Kopi Kenangan rencananya akan beroperasi di kawasan Simpang Empat RS Amalia, salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat. Karena itu, Alfin meminta pemerintah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan seluruh persyaratan teknis dipenuhi sebelum usaha tersebut beroperasi.

Ia menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan manfaat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Tapi tolong DPMPTSP dan Dishub memastikan agar analisis dampak lalu lintas (Andalalin) dikaji dan diterapkan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Alfin, lokasi usaha yang berada di kawasan strategis harus dirancang dengan memperhatikan kapasitas parkir serta akses keluar-masuk kendaraan agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.

“Tata letak usaha di kawasan dengan tingkat lalu lintas yang tinggi jangan sampai menimbulkan penumpukan kendaraan parkir yang mengganggu pengendara, pejalan kaki, maupun estetika kota,” tegasnya.

Sementara itu, Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Kota Bontang, Idrus, menjelaskan bahwa pembukaan cabang baru tetap memerlukan penyesuaian administrasi meskipun jenis usahanya sama dengan gerai yang telah beroperasi sebelumnya.

Baca Juga :  Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

“Itu kan usahanya sama, hanya saja karena alamatnya berbeda, maka dalam KBLI-nya perlu dilakukan penambahan,” jelas Idrus.

Ia juga mengingatkan bahwa penyediaan lahan parkir merupakan tanggung jawab pelaku usaha. Hal tersebut penting untuk mencegah penggunaan trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki.

“Pemilik usaha harus menyediakan lahan parkir agar tidak mengganggu trotoar atau menjadikannya area parkir, karena hal itu dapat mengganggu ketertiban lalu lintas,” katanya.

Dengan semakin banyaknya merek nasional yang masuk ke Bontang, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara iklim investasi yang kondusif dan penataan ruang kota yang tertib. Keberhasilan menghadirkan investasi tanpa mengorbankan kenyamanan publik dinilai akan menjadi modal penting bagi Bontang untuk menarik lebih banyak investor pada masa mendatang. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Tekan Pengangguran, Irfan Siapkan Program Sertifikasi hingga Magang ke Jepang untuk Pemuda Bontang
DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan
DPRD Bontang Ingatkan Disdikbud Antisipasi Data Ganda dalam Rekrutmen Guru Pengganti
Maknai Iduladha Lebih Dalam, Saeful Rizal Tekankan Nilai Pengorbanan
Di Hadapan Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Sahib Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Lepas 91 Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Pesan Terus Kejar Cita-Cita
DPRD Bontang Nilai Festival Pemuda Jadi Ruang Positif Cegah Anak Muda dari Kegiatan Negatif
DPRD Bontang Minta Konsep Pengelolaan Pulau Beras Basah Dipaparkan Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:53 WITA

Brand Nasional Mulai Lirik Bontang, Alfin Minta Pertumbuhan Investasi Diimbangi Penataan Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:43 WITA

Tekan Pengangguran, Irfan Siapkan Program Sertifikasi hingga Magang ke Jepang untuk Pemuda Bontang

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:36 WITA

DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:49 WITA

DPRD Bontang Ingatkan Disdikbud Antisipasi Data Ganda dalam Rekrutmen Guru Pengganti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:04 WITA

Maknai Iduladha Lebih Dalam, Saeful Rizal Tekankan Nilai Pengorbanan

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:12 WITA

Di Hadapan Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Sahib Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:59 WITA

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Lepas 91 Siswa SDN 001 Bontang Selatan, Pesan Terus Kejar Cita-Cita

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:47 WITA

DPRD Bontang Nilai Festival Pemuda Jadi Ruang Positif Cegah Anak Muda dari Kegiatan Negatif

Berita Terbaru

Kegiatan Warung Tekan Inflasi di Kota Bontang. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Angkat Jempol, Wartekin Pecahkan Rekor Penjualan

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:36 WITA