Tagihan Air Melonjak hingga 50 Persen, DPRD Bontang Pertanyakan Implementasi Kenaikan Tarif PDAM

- Editor

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Bontang – Keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan air Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang mendapat sorotan dari DPRD. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mempertanyakan pelaksanaan kebijakan kenaikan tarif air yang dinilai tidak sesuai dengan hasil kesepakatan bersama antara DPRD dan pihak perusahaan daerah.

Menurut Sahib, dalam pembahasan yang dilakukan sebelumnya, DPRD hanya menyetujui kenaikan tarif sebesar Rp500 per meter kubik. Namun, setelah kebijakan tersebut diterapkan, banyak pelanggan mengaku mengalami kenaikan tagihan yang jauh lebih besar dari perkiraan.

“Sesuai hasil rapat yang disetujui DPRD Kota Bontang, kenaikan tarif per meter kubik hanya Rp500. Namun, dalam pelaksanaannya, banyak masyarakat yang mengeluhkan kenaikan tagihan hingga 30 sampai 50 persen,” ujar Sahib, Sabtu (20/6/2026).

Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan dari Perumda Air Minum Tirta Taman agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Pasalnya, besaran kenaikan yang dirasakan pelanggan dinilai tidak sebanding dengan angka yang telah disepakati dalam pembahasan tarif sebelumnya.

Menurutnya, DPRD mendukung upaya peningkatan pelayanan melalui penyesuaian tarif yang rasional. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibahas bersama.

“Kami ingin mengetahui dasar perhitungannya. Sebab, yang disepakati hanya kenaikan Rp500 per meter kubik, sementara di lapangan masyarakat merasakan lonjakan tagihan yang cukup signifikan,” katanya.

Sahib menegaskan bahwa DPRD akan meminta klarifikasi kepada manajemen Perumda Air Minum Tirta Taman terkait mekanisme penerapan tarif baru tersebut. Langkah itu diperlukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman maupun kebijakan tambahan yang berdampak pada besaran tagihan pelanggan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Usulkan Pelatihan Pariwisata, Siapkan Warga Hadapi Tantangan Global

Ia juga meminta perusahaan daerah tersebut terbuka kepada publik mengenai komponen perhitungan tarif agar masyarakat memahami penyebab kenaikan tagihan yang mereka terima.

“Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan atau bingung karena informasi yang diterima tidak utuh. Semua harus dijelaskan secara terbuka,” tegasnya.

DPRD berharap polemik kenaikan tagihan air ini dapat segera dijelaskan oleh pihak terkait sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di kalangan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dukung Koperasi Merah Putih, DPRD Bontang Minta Status Lahan Dipastikan Jelas
DPRD Bontang Kuliti Draf Raperda Insentif Pendidik, Sejumlah Pasal Diminta Direvisi
DPRD Bontang Dorong Anggaran Lebih Efektif dan Tepat Sasaran
Dari DPRD ke Lapangan Olahraga, Rustam Siap Kembangkan Pickleball di Bontang
DPRD Nilai Bontang Kehilangan Peluang Investor karena Belum Miliki Peta Investasi Daerah
DPRD Soroti Efektivitas Penanganan Banjir Kanaan, Minta Pemkot Prioritaskan Anggaran Mitigasi
DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang
Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:09 WITA

Tagihan Air Melonjak hingga 50 Persen, DPRD Bontang Pertanyakan Implementasi Kenaikan Tarif PDAM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:46 WITA

Dukung Koperasi Merah Putih, DPRD Bontang Minta Status Lahan Dipastikan Jelas

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:03 WITA

DPRD Bontang Dorong Anggaran Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:45 WITA

Dari DPRD ke Lapangan Olahraga, Rustam Siap Kembangkan Pickleball di Bontang

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:13 WITA

DPRD Nilai Bontang Kehilangan Peluang Investor karena Belum Miliki Peta Investasi Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:05 WITA

DPRD Soroti Efektivitas Penanganan Banjir Kanaan, Minta Pemkot Prioritaskan Anggaran Mitigasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:11 WITA

DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:53 WITA

Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan

Berita Terbaru