JOKKA, Pionir Transformasi Digital di Bone untuk Pengambilan Keputusan yang Lebih Cepat

- Editor

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan komitmen integritas Tim Kerja JOKKA. (ist)

i

Penandatanganan komitmen integritas Tim Kerja JOKKA. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Kabupaten Bone kini memasuki era baru dalam tata kelola pemerintahan dengan diperkenalkannya Jalur Monitoring dan Manajemen Kebijakan Pimpinan (JOKKA).

Inovasi ini merupakan hasil gagasan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Barham Bachtiar, yang diperkenalkan dalam Latihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XII di Puslatbang KMP LAN Makassar tahun 2024.

Proyek JOKKA dirancang untuk membawa perubahan signifikan dalam operasional dan pengambilan keputusan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone.

Barham menjelaskan bahwa JOKKA berfungsi sebagai platform terintegrasi yang menghubungkan berbagai layanan dan aplikasi khusus yang digunakan oleh OPD untuk jangka pendek.

Beberapa OPD yang telah terhubung dalam sistem ini mencakup Badan Keuangan dan Aset Daerah dengan aplikasi SIAKEUDA, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan SISKEUDES, dan Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah dengan SIPABAJA.

“Integrasi ini memungkinkan pengumpulan dan pengolahan data secara terpusat, yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini dapat diotomatisasi. Hal ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional di seluruh dinas,” katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin (2/9/2024).

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Serahkan Bantuan Hibah Bidang Keagamaan

Barham menegaskan bahwa JOKKA memainkan peran penting dalam visi “Bone Satu Data”, di mana seluruh data terintegrasi akan dikelola secara sentral di bawah Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian.

Dengan langkah ini, Diskominfo tidak hanya menjadi wali data tetapi juga memimpin upaya menuju tata kelola data yang lebih terstruktur dan efisien.

Lebih jauh, sistem JOKKA memungkinkan pimpinan daerah untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara real-time. Kepala Daerah dapat dengan mudah mengakses data kinerja OPD, memantau perkembangan proyek, dan mengidentifikasi masalah yang memerlukan perhatian segera.

Keputusan berbasis data ini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan lebih tepat sasaran.

Bagi OPD, manfaat dari implementasi JOKKA sangat nyata. Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem ini juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek dan pelayanan publik.

Baca Juga :  3.501 Orang Peserta PPPK Ikuti Seleksi Ujian Tahap II, Bupati Ratnawati Arif Datang Beri Dukungan dan Semangat

Kemudahan koordinasi antar dinas serta kolaborasi yang lebih efektif menjadi salah satu keunggulan utama dari sistem ini.

Manfaat utama yang diharapkan dari proyek JOKKA meliputi:

  1. Efisiensi Proses Pengambilan Keputusan: Akses cepat dan akurat terhadap data kebijakan memungkinkan percepatan proses pengambilan keputusan.
  2. Transparansi: Informasi kebijakan yang mudah diakses oleh masyarakat, meningkatkan keterbukaan pemerintah.
  3. Akuntabilitas: Pelaksanaan kebijakan dapat dipantau dan dievaluasi dengan lebih efektif.
  4. Kolaborasi Antar Instansi: Peningkatan koordinasi melalui platform yang terintegrasi.
  5. Pemanfaatan Teknologi Terkini: Analisis data yang lebih mendalam dan pemantauan real-time untuk pengelolaan kebijakan yang lebih efisien.

Dengan hadirnya JOKKA, Kabupaten Bone sedang menuju masa depan di mana pengambilan keputusan yang lebih cepat, transparansi yang lebih tinggi, dan efisiensi yang lebih baik dalam pengelolaan kebijakan menjadi kenyataan. Ini adalah langkah besar menuju pemerintahan yang lebih responsif dan terintegrasi.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone
Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WITA

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Selasa, 22 September 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WITA

Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA