Timbang Balita Capai 99,94%, DPRD Bontang: Jangan Hanya Hebat di Angka!

- Editor

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. (ist)

i

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Capaian luar biasa Pemerintah Kota Bontang dalam pelaksanaan timbang balita serentak pada Mei 2025, dengan partisipasi nyaris sempurna mencapai 99,94 persen, memang patut diapresiasi.

Namun di balik angka gemilang itu, ada pesan penting dari Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. Politisi Gerindra ini menekankan jangan berhenti di angka, karena pekerjaan sesungguhnya baru saja dimulai.

Menurut Heri, angka tinggi tersebut menunjukkan bahwa mekanisme penjangkauan anak usia dini telah berjalan dengan baik. Sekitar 10.000 balita berhasil ditimbang secara serentak. Tapi, ia menekankan bahwa pendataan bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk memetakan tantangan yang lebih serius, terutama stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, DPRD Bontang Siapkan Regulasi Baru untuk Perlindungan dan Pengembangan

“Ini momentum besar. Tapi mari kita jujur, yang harus lebih disorot adalah bagaimana pemerintah menindaklanjuti temuan lapangan, terutama terhadap 1.200 balita yang terdeteksi mengalami stunting,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Heri juga mengingatkan agar keberhasilan administratif tidak menutupi kebutuhan aksi nyata. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 1.700 balita menunjukkan gejala pertumbuhan yang tidak optimal, dan fakta itu semestinya menjadi alarm keras bagi seluruh elemen yang terlibat dalam pelayanan dasar.

“Kalau kita hanya berpuas diri karena partisipasi tinggi, lalu lupa menyiapkan intervensi lanjutan, ya itu seperti tepuk tangan untuk pertunjukan yang belum selesai,” sindirnya.

Heri menilai keberhasilan ini merupakan hasil sinergi apik antara pemerintah, kader posyandu, dan masyarakat. Namun menurutnya, semangat itu harus dijaga dalam bentuk aksi konkret, bukan sekadar seremonial sesaat.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup

“Kepala daerah sudah menunjukkan arah yang benar. Tapi ritmenya jangan sampai kendor. Ini marathon, bukan sprint. Setelah sorotan media mereda, justru itulah waktu paling kritis untuk membuktikan konsistensi,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberlanjutan program ini lewat pendampingan gizi, edukasi orang tua, dan penguatan layanan kesehatan di tingkat paling bawah. Heri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas dinas agar tidak terjadi tumpang tindih atau jalan masing-masing.

“Kalau mau tekan angka stunting secara nyata, semua harus turun tangan. Posyandu, puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, semua punya peran. Ini kerja kolektif,” tutupnya. (adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:06 WITA

DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup

Berita Terbaru