Survei 90,7 Persen, DPRD Bontang Puji Gebrakan Awal Pemerintahan Neni – Agus

- Editor

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

i

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Langkah awal kepemimpinan Wali Kota Bontang Neni Moernaeni dan Wakilnya Agus Haris mendapat perhatian positif dari kalangan legislatif. Kinerja mereka selama 100 hari pertama menuai apresiasi dari DPRD, terutama karena dinilai membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan, menyampaikan penilaian publik terhadap kinerja pemerintah daerah sangat tinggi. Hasil survei kepuasan masyarakat (SKM) mencapai 90,7 persen, angka yang menurutnya mencerminkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini.

“Bukan sekadar retorika kampanye, ini tentang kerja yang dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (2/6/2025).

Baca Juga :  Air Bersih Langka, Dewan Bontang Soroti Lambannya Realisasi Alternatif Pasokan

Irfan menilai tingginya indeks kepuasan ini menunjukkan bahwa janji-janji politik telah mulai diwujudkan dalam tindakan konkret. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tak berhenti di awal masa jabatan saja.

“Harus berkelanjutan. Jangan hanya gemilang di awal, tapi tetap konsisten hingga akhir masa jabatan,” tegasnya.

Sebagai mitra kerja eksekutif, Irfan juga menegaskan peran DPRD dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Ia menyatakan bahwa DPRD akan terus memberikan masukan agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif.

“Kami akan kawal agar capaian ini bisa terus dipertahankan,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Bontang Bahas Delapan Raperda Bersama Pemkot dalam Rapat Kerja

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, turut memberikan pujian atas pencapaian program kerja yang dinilai luar biasa. Ia mencatat bahwa dari belasan program yang dirancang, 17 di antaranya telah tuntas dalam waktu 100 hari.

“Terobosan seperti penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan jadi bukti keseriusan pemerintah,” ungkap Rustam.

Dengan capaian ini, pemerintahan Neni–Agus dinilai berhasil memberi awal yang menjanjikan. Kini publik menanti langkah-langkah lanjutan yang akan memperkuat perubahan nyata di Bontang. (adv)

Loading

Penulis : NA

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA