Komisi A DPRD Bontang Lirik Terobosan Dinsos Balikpapan Atasi Kemiskinan dan ODGJ

- Editor

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi A DPRD Bontang sambangi Dinsos Balikpapan, Jumat (13/6). (ist)

i

Komisi A DPRD Bontang sambangi Dinsos Balikpapan, Jumat (13/6). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Untuk memperkaya pendekatan penanganan persoalan sosial di Kota Bontang, Komisi A DPRD Bontang melakukan kunjungan kerja ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan pada Jumat (13/6/2025).

Kunjungan ini dimanfaatkan sebagai ajang bertukar gagasan dan mengamati praktik terbaik yang telah diterapkan di daerah lain.

Anggota Komisi A DPRD Botang, Saeful Rizal, menilai Balikpapan telah lebih dulu mempraktikkan sistem sosial yang progresif. Ia menyoroti pentingnya memiliki basis data penerima manfaat yang akurat dan terintegrasi sebagai fondasi dari kebijakan sosial yang tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami banyak belajar dari mekanisme yang mereka terapkan, terutama dalam hal pengelolaan data dan pendekatan multisektor,” ujar Saeful, Sabtu (14/6/2025).

Baca Juga :  DPRD Bontang Umumkan Fraksi-fraksi Baru, Inilah Struktur Dewan Periode 2024-2029

Dalam diskusi, beberapa isu prioritas yang dibedah meliputi penanggulangan kemiskinan ekstrem, penanganan orang terlantar, serta pendekatan khusus terhadap warga dengan dugaan gangguan kejiwaan.

Saeful menyampaikan bahwa penanganan masalah tersebut tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan butuh kolaborasi antara lembaga layanan kesehatan, keagamaan, dan komunitas sosial.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah aktivitas senam rutin bagi ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang dilakukan Dinsos Balikpapan. Kegiatan ini melibatkan tenaga medis dan pendamping rohani sebagai bagian dari pendekatan holistik.

“Bontang bisa mengadopsi kegiatan serupa untuk menciptakan suasana pemulihan yang lebih manusiawi dan komprehensif bagi ODGJ,” tutur Saeful.

Baca Juga :  Bakhtiar Wakkang Soroti Ketidakjelasan Saham PT BME Dalam Raperda Bontang

Selain itu, Saeful mendorong peran aktif sektor swasta melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) agar turut terlibat dalam penguatan layanan sosial.

Menurutnya, kontribusi perusahaan sebaiknya tak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga diarahkan pada program-program kemanusiaan seperti pengadaan fasilitas rehabilitasi dan intervensi sosial.

Di akhir kunjungan, Saeful menegaskan bahwa banyak program sosial sebenarnya sudah berjalan di Bontang. Namun, hasil studi banding ini menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan.

“Kami ingin masyarakat Bontang benar-benar merasakan kehadiran negara dalam menyelesaikan masalah sosial, dari yang tunawisma, ODGJ, hingga keluarga miskin. Semua harus mendapat ruang untuk dibantu,” tandasnya. (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:06 WITA

DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup

Berita Terbaru