Aduh Pak! Kok Nafsu Banget Remas Bokong dan Payudara Honorer

- Editor

Sabtu, 15 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pelecehan seksual. (int)

i

ilustrasi pelecehan seksual. (int)

DIKSIKU.com, Makassar – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh oknum Kepala Tata Usaha di salah satu SMK Negeri di Makassar, Sulawesi Selatan lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang honorer.

Kasus pelecehan yang dialami wanita berinisial AD (25) itu telah dilaporkan ke polisi, dan tengah didalami Polrestabes Makassar.

“Kita lengkapi bukti-bukti dan saksi baru digelarkan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaol, dilansir detik pada Jumat (14/7/2023).
AKP Ridwan mengatakan pihaknya telah memeriksa terduga terlapor. Namun pemeriksaan oknum ASN tersebut masih sebatas meminta klarifikasi terkait laporan atas perbuatan tidak senonoh tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yah itu masih klarifikasi,” bebernya.

Kendati demikian Ridwan enggan membeberkan identitas dari oknum ASN tersebut. Pasalnya statusnya masih dalam tahap pemeriksaan.

Cerita Staf Honorer 2 Kali Dilecehkan Oknum ASN

AD mengaku sudah dua kali diperlakukan tidak senonoh oleh oknum atasannya tersebut. kejadian pertama ketika korban hendak membawa sebuah dokumen ke oknum atasannya pada Senin (12/6).

Baca Juga :  Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam

“Saya mau kasih dokumennya, dia jawab simpan di ruangan saya saja. Saya bergegas keluar dia ikut saya dari belakang terus dia berusaha cium bibir,” kata AD kepada detikSulsel, Kamis (13/7/2023).

Oknum ASN yang sejak awal mengincar bawahannya kemudian melakukan tindakan pelecehan dengan berusaha menciumnya. Namun korban menolak dan bergegas pergi.

“Saya refleks dorong lalu bilang jangan begitu pak,” ujar AD.

Aksi tidak senonoh kembali dialami AD saat kembali membawa dokumen ke ruangan sang atasan pada Sabtu (17/6). AD mendapatkan pelecehan dengan cara bokong dan payudaranya diremas.

“Saya kasih dokumen untuk ditandatangani, tidak selang lama dia remas pantat saya sama payudara saya dan berkata tidak ada orang di sini,” tutur AD.

Karena sudah habis kesabaran, AD mengadukan pelecehan itu kepada suaminya. Suami AD lalu menelepon oknum atasan istrinya tersebut ke pihak berwajib.

“Saya pulang cerita ke suami saya kronologisnya dan suami saya telepon, ini beliau dikasih pengakuan dan dia mengaku bahwa memang sudah di luar batas dan sudah seperti binatang,” ujar AD.

Baca Juga :  Usai Pembeli "Bernyanyi", S Dibekuk Polisi, Sabu 1 Bal dari Pare-pare Diedarkan di Bone

Belakangan atasan AD tersebut justru mengelak dan memutar balikkan fakta di depan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. Korban bahkan dituding lebih dulu menggoda oknum atasannya itu.

“Saat 19 Juni suami saya datang ke sekolah untuk klarifikasi di depan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, dia mengelak dan memutarbalikkan fakta. Dia jelaskan ke orang bahwa saya menggoda beliau dia bilang saya tidak tahu menggoda,” kata AD.

AD juga mengungkapkan jika bukan hanya dirinya yang menjadi korban tindakan pelecehan tersebut. Dia mengaku ada wanita lain yang turut menjadi perilaku tidak senonoh oknum pejabat sekolah itu.

“Saya tekankan bukan cuma saya korban tapi ada satu korban dan sudah melapor juga. Jadi ada dua laporan berjalan di Polrestabes, dua juga di PPA kota Makassar,” tutupnya.

Loading

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : Detikcom

Berita Terkait

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah
Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil
Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan
Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara
Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara
Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:25 WITA

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WITA

Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil

Kamis, 30 April 2026 - 14:02 WITA

Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WITA

Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 April 2026 - 22:08 WITA

Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara

Minggu, 19 April 2026 - 16:18 WITA

Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WITA

Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku

Senin, 13 April 2026 - 17:22 WITA

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terbaru

Rapat paripurna anggota DRRD Bontang, Rabu (13/5/2026). (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Resmi Umumkan Pemberhentian Mendiang H Maming

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:39 WITA

Rapat paripurna anggota DRRD Bontang, Rabu (13/5/2026). (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Sepakati Pembatalan Proyek Multiyears Danau Kanaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WITA

Anggota DPRD Bontang - Yusuf. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Soroti Syarat Gratispol Kesehatan yang Dinilai Saklek

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WITA