DPRD Bontang Desak Ganti Rugi Korban Longsor Kampung Timur Segera Dibayar

- Editor

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Bonnie Sukardi. (ist)

i

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Bonnie Sukardi. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Komisi C DPRD Kota Bontang meminta penyelesaian ganti rugi bagi warga terdampak longsor di kawasan bekas galian C Kampung Timur RT 01 segera direalisasikan. DPRD menilai kepastian pembayaran menjadi kebutuhan mendesak karena warga telah lama menunggu tindak lanjut atas kerugian yang dialami.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi, mengatakan hingga kini realisasi pembayaran yang sebelumnya telah dibahas dalam sejumlah forum belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

“Persoalan ini sudah cukup lama menjadi perhatian masyarakat. Warga membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji. Karena yang terdampak langsung adalah masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut,” ujarnya, belum lama ini.

Baca Juga :  Agus Haris Desak Pemerintah Tingkatkan Pengelolaan Sampah, Larangan Tidak Cukup!

Menurut Bonnie, kesepakatan yang telah dicapai melalui proses mediasi harus segera ditindaklanjuti oleh pihak yang bertanggung jawab. Ia menilai hasil pembahasan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, semestinya diwujudkan dalam bentuk penyelesaian nyata.

“Kalau memang sudah ada kesepakatan, maka yang paling ditunggu masyarakat adalah realisasinya. Jangan sampai warga terus menunggu tanpa kepastian,” tegasnya.

Selain meminta percepatan pembayaran ganti rugi, Bonnie juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada warga. Masyarakat, menurutnya, perlu memperoleh kejelasan mengenai jadwal pembayaran, besaran ganti rugi yang disepakati, serta mekanisme penyalurannya.

Baca Juga :  Suasana Cair di Dandim Cup 2026, Guyonan Ketua DPRD Bontang Undang Gelak Tawa

Ia juga mengingatkan agar perhatian tidak hanya difokuskan pada penyelesaian administrasi. Kondisi kawasan bekas longsor, kata Bonnie, tetap harus dipantau untuk mengantisipasi potensi longsor susulan maupun dampak lingkungan lainnya.

“Jangan hanya fokus pada penyelesaian administrasi atau pembayaran semata. Kondisi lapangan juga harus diperhatikan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” katanya.

Loading

Penulis : Ully

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru