Ketua KKLR Sulsel Dorong Lutim Jadi Lokomotif Utama Wujudkan Provinsi Luwu Raya

- Editor

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BPW Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali. (tiga dari kiri)

i

Ketua BPW Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali. (tiga dari kiri)

Makassar – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali, mengatakan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) seharusnya bisa jadi lokomotif dalam perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya.

Hal tersebut dikatakan Hasbi saat ngopi sore bersama Sekretaris Umum BPW KKLR Sulsel Asri Tadda dan sejumlah pengurus KKLR di Warkop Nonna, Jalan Anggrek, Kota Makassar, Selasa (16/07/2024).

“Dengan semua potensi yang dimilikinya, Luwu Timur harus mengambil peran lebih sebagai lokomotif utama dalam perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” kata Hasbi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima DIKSIKU, Selasa (16/7) malam.

Menurutnya, di wilayah Luwu Raya saat ini, hanya Kabupaten Luwu Timur yang boleh dianggap memiliki kapasitas fiskal daerah yang memadai dan tidak rentan masalah.

Kondisi itu, sebut Hasbi, menjadi modal penting dalam membantu perjuangan mewujudkan Daerah Otonom Baru (DOB) Luwu Raya.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Monev Kepesertaan Segmen Jasa Konstruksi BPJS Ketenagakerjaan

“Saat ini hampir semua mata tertuju ke Lutim. Potensi sumber daya alam yang begitu besar menjadi daya tarik tersendiri. Karena itu, Lutim harusnya bisa lebih leluasa mendorong terbentuknya DOB Luwu Raya, menggandeng tiga kabupaten lainnya,” bebernya.

Perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya menjadi agenda yang telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu oleh warga di Luwu Raya yang dimotori oleh paguyuban Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR).

Hanya saja tidak sedikit kendala yang mengadang upaya tersebut. Perubahan UU yang mensyaratkan jumlah minimal Kabupaten/Kota pembentuk adalah salah satunya. Dari sebelumnya minimal hanya 3 kabupaten, kini dengan aturan terbaru minimal 5 kabupaten.

“(Syarat minimal) ini memang jadi salah satu poin yang harus dituntaskan juga. Tapi bagaimanapun, perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya adalah visi besar kita di KKLR. Syarat utamanya harus terjaga persatuan kita sesama Wija to Luwu,” ungkap Hasbi.

Baca Juga :  Soal Pemotongan Uang Kembalian Toko Ritel Alfamidi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara Gercep Undang Klarifikasi

Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Universitas Hasanuddin itu berharap, stakeholder di Luwu Raya dapat bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan agenda strategis ini.

“Tentunya perjuangan ini butuh dukungan dan komitmen kuat dari semua Pemerintah Daerah di Luwu Raya tanpa terkecuali. Hanya dengan begitu, upaya ini bisa berhasil kita wujudkan,” ucap Hasbi diamini yang hadir.

Salah satu yang menjadi perhatian Hasbi adalah momentum Pilkada Serentak November 2024 mendatang. Dirinya berharap para kepala daerah yang nantinya memenangkan Pilkada khususnya di Luwu Raya adalah yang punya komitmen yang sama untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya.

“Ini perlu kita cermati bersama. Kita butuh figur kepala daerah yang nantinya memenangkan Pilkada adalah yang punya komitmen dan visi yang sama untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” pungkas Hasbi.(*)

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone
Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WITA

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Selasa, 22 September 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WITA

Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA