1.700 Dapur MBG Disetop, DPR Soroti Dugaan Permainan di Balik SPPG

- Editor

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago. (int)

i

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional yang menghentikan sementara operasional sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan tersebut diambil menyusul temuan adanya pengurangan manfaat layanan di sejumlah dapur MBG.

Dalam keterangannya, Irma menilai langkah penindakan tersebut sudah tepat, khususnya terhadap SPPG yang tidak memenuhi standar, termasuk yang tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Saya setuju dan mendukung BGN men-suspend SPPG yang mengurangi manfaat, bukan itu saja, saya juga mendukung BGN men-suspend SPPG yang tidak memiliki IPAL dan tidak sesuai standar,” kata Irma saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga mendesak BGN untuk mengambil tindakan tegas terhadap koordinator wilayah (korwil) yang diduga terlibat dalam praktik pelanggaran. Menurutnya, keberadaan SPPG yang tidak memenuhi standar tidak lepas dari peran oknum di lapangan.

Baca Juga :  Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel

“Saya minta BGN untuk memberhentikan korwil BGN yang main-main dengan SPPG, melindungi SPPG yang tidak berkualitas tapi mau nyogok mereka,” ucap dia.

Irma menilai praktik semacam itu cukup banyak terjadi dan menjadi salah satu penyebab SPPG yang tidak memenuhi standar tetap dapat beroperasi.

“Korwil-korwil yang seperti ini banyak dan saya minta BGN tidak hanya beri sanksi tapi pecat jika main-main mata dengan SPPG yang tidak standar, tidak punya IPAL, dan mengurangi manfaat,” tuturnya.

Ia juga menyoroti masih adanya SPPG yang dinilai tidak sesuai ketentuan namun tetap berjalan. Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat adanya hubungan tidak sehat antara pengelola SPPG dan pihak pengawas di wilayah.

Baca Juga :  Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau

“Pertanyaannya kenapa yang nakal dan tidak sesuai standar bisa operasional? Ya karena main mata dengan korwilnya. Sederhana kan? Maka saya apresiasi BGN yang mulai berbenah dan mensuspend SPPG yang nakal-nakal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudiyanto, mengungkapkan bahwa penghentian sementara terhadap sekitar 1.700 SPPG merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan MBG.

“Ya kalau tidak salah ada 1.700-an SPPG ya yang sudah di-suspend oleh BGN ya untuk diperbaiki. Ya di sini adalah bentuk bagaimana keseriusan BGN untuk mengelola SPPG dengan berkualitas ya seperti spesifikasi standarisasi yang telah ditetapkan,” kata Aris Marsudiyanto kepada wartawan di acara APPMBGI National Summit, Jakarta Timur, Sabtu (25/4).

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN
Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan
KTP Hilang, Diminta KK hingga Surat Lahir Lagi? Deddy Sitorus: Layanan Dasar Kok Berbelit!
Mirip Cappadocia, Sampah Plastik di TPA Antang Terbang Bebas, Lingkungan Terancam
Dari Amal Hingga Selingkuhan, Ini Cara Koruptor Menyembunyikan Uang Haram
JK Beberkan Fakta Lama: “Jokowi Jadi Presiden Karena Saya”
Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel
Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:15 WITA

1.700 Dapur MBG Disetop, DPR Soroti Dugaan Permainan di Balik SPPG

Sabtu, 25 April 2026 - 08:43 WITA

Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN

Selasa, 21 April 2026 - 22:19 WITA

KTP Hilang, Diminta KK hingga Surat Lahir Lagi? Deddy Sitorus: Layanan Dasar Kok Berbelit!

Selasa, 21 April 2026 - 17:13 WITA

Mirip Cappadocia, Sampah Plastik di TPA Antang Terbang Bebas, Lingkungan Terancam

Senin, 20 April 2026 - 09:30 WITA

Dari Amal Hingga Selingkuhan, Ini Cara Koruptor Menyembunyikan Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 09:05 WITA

JK Beberkan Fakta Lama: “Jokowi Jadi Presiden Karena Saya”

Sabtu, 18 April 2026 - 12:47 WITA

Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel

Jumat, 17 April 2026 - 09:37 WITA

Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau

Berita Terbaru