Dinilai Menyesatkan, PBNU dan Muhammadiyah Kecam Konten Tukar Pasangan Gus Samsudin

- Editor

Minggu, 3 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Samsuddin ditangkap karena konten tukar pasangan. (int)

i

Gus Samsuddin ditangkap karena konten tukar pasangan. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Belum lama ini sebuah konten tukar pasangan yang dibuat Gus Samsudin beredar di jagat maya dan menjadi tontonan yang meresahkan masyarakat. Konten itu pun menuai kecaman dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PP Muhammadiyah.

Dalam video yang dibuat Gus Samsudin itu terlihat ada lelaki yang berpakaian seperti kiai lengkap dengan sorban dan perempuan bercadar.Di situ, si lelaki mengatakan boleh hukumnya pasangan suami istri bertukar pasangan. Syaratnya, satu sama lain terdapat rasa saling suka.

Kasus ini kemudian diusut oleh polisi. Polda Jatim menetapkan Gus Samsudin sebagai tersangka konten video tukar pasangan. Gus Samsudin berperan sebagai pembuat skenario dalam video berdurasi 30 menit itu.

“Pembuat skenario,” ujar Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Charles Tampubolon di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya dilansir detikJatim, Jumat (1/3/2024).

Tak hanya itu, konten tersebut juga diunggah di akun YouTube Mbah Den (Sariden) milik Gus Samsudin. Potongan video ini kemudian menyebar hingga meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Innallillah, 2 Rumah Panggung di Tibojong Ludes Diamuk Api

Adapun pasal yang disangkakan terhadap Gus Samsudin adalah Pasal 28 ayat 2 dan 3 UU ITE terkait adanya unsur informasi yang meresahkan dan membuat keonaran di masyarakat.

“(Pasalnya) 28 ayat 2 dan 3 UU ITE. Dikhawatirkan unsurnya membuat informasi yang meresahkan dan membuat keonaran di masyarakat,” ujar Charles.

Kecaman dari Muhammadiyah

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengecam konten pengajian boleh bertukar pasangan yang dibuat oleh Gus Samsudin. Mu’ti menyebut konten itu menyesatkan masyarakat.

“Itu sungguh tindakan yang tidak bertanggung jawab yang tidak hanya meresahkan tapi juga menyesatkan masyarakat,” kata Mu’ti kepada wartawan, Sabtu (2/3).

Dia meminta polisi menindak tegas Gus Samsudin buntut konten kontroversialnya tersebut. “Polisi harus menindak yang bersangkutan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Kecaman dari PBNU

Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur juga mengecam keras konten pengajian boleh bertukar pasangan yang dibuat oleh Gus Samsudin. Gus Fahrur menilai konten tersebut menistakan agama Islam.

Baca Juga :  Muak Dihujat, Nathalie Hoslcher Stopkan Terima Nafkah Anak Dari Sule

“Ini sudah masuk ranah penistaan ajaran agama Islam, harus dihukum agar jera dan menjadi pelajaran bagi konten kreator lainnya, jangan main-main dengan ajaran agama Islam,” kata Gus Fahrur kepada wartawan, Sabtu (2/3).

Gus Fahrur mengaku sudah menduga sejak awal bahwa video viral pengajian boleh tukar pasangan itu hanya sebuah konten yang dibuat untuk cari sensasi dengan cara jahat. Namun, dia berpesan agar para konten kreator tidak menggunakan segala cara untuk mencari popularitas.

Dia mengatakan kebebasan berekspresi dan seni harus dilakukan dengan tanggung jawab seperti yang tertuang dalam beberapa pasal di UU ITE, dimulai dari Pasal 27 sampai Pasal 29.

“Sudah ada pembatasan dalam bermedia sosial, terutama dalam konteks moral etik dan hukumnya di dalam UU ITE. Norma hukum agama dan kepercayaan masyarakat wajib dihormati dan dijaga untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra
Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:57 WITA

Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berita Terbaru