BW Soroti Rencana Pelebaran Jalan KS Tubun, Desak Pemkot Bontang Bertindak Bijak

- Editor

Senin, 29 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. (int)

i

Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang, mengutarakan kekhawatirannya terkait rencana pelebaran Jalan KS Tubun di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, yang direncanakan untuk direalisasikan tahun 2024.

Menurut pria yang akrab disapa BW ini, proyek ini harus dilakukan dengan pendekatan yang cermat dan penuh kehati-hatian, terutama dalam berinteraksi dengan masyarakat yang akan terdampak, khususnya para pedagang yang beroperasi di sepanjang jalan tersebut.

BW menekankan pentingnya sosialisasi yang intensif oleh Pemerintah Kota Bontang, kepada para pedagang yang akan terkena dampak dari proyek pelebaran ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa dialog yang konstruktif dan pendekatan humanis, merupakan kunci untuk menghindari gesekan dengan para pedagang yang mungkin merasa khawatir atau terancam oleh rencana tersebut.

Baca Juga :  Fitriani Dorong Peluang Kerja yang Lebih Adil di Kutim, Usulkan Penilaian Berbasis Ijazah

“Kita harus mengutamakan pendekatan yang humanis dalam menangani situasi ini,” tegas BWpada Senin (29/7/2024).

Ia menegaskan bahwa tindakan represif tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya akan memperburuk situasi.

Lebih jauh, BW juga menggarisbawahi pentingnya Pemerintah Kota Bontang menyediakan solusi alternatif bagi para pedagang yang akan kehilangan tempat usahanya akibat pelebaran jalan.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada proyek infrastruktur tanpa memikirkan dampak sosial yang akan ditimbulkannya.

“Pemerintah harus berpikir matang dan mencari solusi, agar para pedagang tetap bisa menjalankan usaha mereka. Jangan sampai mereka langsung ditutup begitu saja tanpa ada alternatif,” lanjutnya.

Di samping itu, Bakhtiar juga mengkritik sikap pemerintah yang sejak awal membiarkan terjadinya pembangunan di sepanjang jalan tanpa penertiban yang tepat.

Baca Juga :  DPRD Bontang Bahas Delapan Raperda Bersama Pemkot dalam Rapat Kerja

Ia menyatakan bahwa hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab dinas terkait, khususnya Satpol PP Bontang, untuk mencegah pelanggaran sejak dini.

“Satpol PP harus lebih proaktif dalam menegakkan Perda, jangan hanya menunggu perintah baru bergerak,” kata Bakhtiar.

Ia menilai bahwa kurangnya inisiatif dari Satpol PP menjadi salah satu penyebab munculnya masalah ini.

BW pun mengingatkan Pemkot Bontang untuk lebih tegas dan cepat dalam penegakan Perda di masa depan.

Menurutnya, jika aturan sudah ditegakkan sejak awal, potensi konflik dapat diminimalkan, dan proyek pembangunan seperti pelebaran jalan dapat berjalan lebih lancar tanpa menimbulkan masalah sosial yang besar.

“Kita harus belajar dari kesalahan ini. Penegakan Perda harus dilakukan sejak awal, agar ketika ada perubahan seperti ini, masyarakat tidak merasa dirugikan,” pungkasnya. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:24 WITA

Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru