Kesiapsiagaan Banjir, Dinas Sosial Makassar Perkuat Koordinasi Dalam Latihan Penanggulangan

- Editor

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, drg Ita Isdiana Anwar. (ist)

i

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, drg Ita Isdiana Anwar. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Mengantisipasi ancaman banjir di musim penghujan, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, drg Ita Isdiana Anwar, bersama sejumlah instansi terkait, bergabung dalam Latihan Penanggulangan Bencana Alam di Lapangan Yonkav 10/Mendagiri.

Latihan ini diinisiasi untuk memperkuat kesiapan dan sinergi antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi luas antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, Brimob, BMKG, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar.

“Bencana tidak bisa diprediksi, tetapi kita dapat mempersiapkan diri untuk mengurangi dampaknya. Latihan ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk melindungi masyarakat,” ujar Ita pada Selasa (3/12/2024).

Ita juga menggarisbawahi pentingnya mitigasi bencana sebagai langkah preventif. Ia mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan koordinasi agar mampu merespons cepat dan efektif saat bencana terjadi.

“Mitigasi adalah kunci. Meski bencana tidak dapat dicegah, risiko kerugian dapat diminimalkan melalui langkah-langkah terencana,” tambahnya.

Baca Juga :  Realisasi PAD Jauh di Bawah Target, Dewan Kutim Pertanyakan Sumbangsih BUMD dan Perusda

Latihan ini menjadi momentum untuk menguji kesiapan peralatan, strategi evakuasi, dan mekanisme komunikasi antar lembaga. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan keselamatan masyarakat dapat terjaga, bahkan dalam skenario terburuk sekalipun.

Komitmen ini, menurut Ita, mencerminkan kesiapsiagaan Makassar sebagai kota yang tangguh menghadapi bencana, sekaligus memperkokoh semangat gotong royong di antara para pemangku kepentingan. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA