DPRD Bontang Serius Benahi Layanan Kesehatan, Soroti Digitalisasi Tak Efisien dan Minimnya Peran Industri

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Hery Keswanto (pegang mic). (ist)

i

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Hery Keswanto (pegang mic). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Komisi A DPRD Kota Bontang tidak tinggal diam menghadapi tantangan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya optimal. Lewat serangkaian kunjungan ke Puskesmas Bontang Selatan dan Bontang Utara, Ketua Komisi A, Hery Keswanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengangkat langsung persoalan-persoalan krusial ke tingkat nasional.

“Kami tidak ingin duduk di kantor saja, lalu bicara soal kesehatan. Masalahnya harus dilihat dan dirasakan langsung di lapangan,” tegas Hery usai kunjungan kerja awal pekan ini.

Kunjungan tersebut menjadi fondasi utama bagi DPRD menjelang agenda penting, yakni membawa suara Bontang ke Kementerian Kesehatan. Salah satu masalah mendasar yang ditemukan adalah tumpang tindihnya sistem aplikasi digital di layanan kesehatan.

Baca Juga :  Sampah Bisa Jadi Uang, DPRD Bontang Minta Pemkot Adopsi Sistem RDF

“Bayangkan, satu pasien bisa dihadapkan pada tiga atau empat aplikasi berbeda hanya untuk satu proses pelayanan. Ini membebani, bukan membantu,” keluh Hery.

Ia menyebut sistem digital yang tidak terintegrasi justru memperumit kerja petugas dan memperlambat pelayanan kepada pasien.

Selain aspek teknologi, Komisi A juga menyentil lemahnya dukungan sektor industri terhadap penguatan infrastruktur kesehatan di daerah. Padahal, Bontang dikenal sebagai rumah bagi perusahaan-perusahaan besar berskala nasional hingga internasional.

“Forum TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) sudah terbentuk, tapi belum berjalan maksimal. Padahal ini potensi besar untuk bantu fasilitas medis yang kekurangan,” katanya.

Hery menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci. DPRD siap menjadi penghubung antara Dinas Kesehatan, pemerintah pusat, dan dunia industri agar perbaikan layanan kesehatan tidak hanya jadi wacana, tapi benar-benar terasa di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Konflik Tenaga Kerja Mencuat, DPRD Bontang Soroti Celah Manipulasi Data Absensi

Tiga Isu Kunci dari Kunjungan Komisi A:

  1. Desakan integrasi sistem digital layanan kesehatan untuk efisiensi dan kemudahan akses.

  2. Persiapan agenda DPRD ke Kementerian Kesehatan guna memperjuangkan dukungan fasilitas kesehatan di Bontang.

  3. Dorongan konkret kepada perusahaan besar agar Forum TJSL aktif membantu pembangunan infrastruktur dan layanan medis.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perusahaan juga hidup dari kota ini, maka sudah selayaknya ikut membangun kesehatannya,” tutup Hery.

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru