Muhammad Sahib: Penegakan Aturan di Bontang Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

- Editor

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

i

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, meminta pemerintah daerah dan aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) menerapkan penegakan hukum secara adil dan konsisten.

Menurutnya, seluruh bentuk pelanggaran harus diperlakukan sama tanpa memandang skala maupun pihak yang terlibat.

Sahib menilai selama ini penindakan lebih banyak menyasar pelanggaran berskala kecil, sedangkan dugaan pelanggaran yang telah berlangsung lama justru belum mendapat perhatian serius.

“Kalau memang mau menegakkan aturan, tegakkan semuanya. Jangan hanya yang kecil-kecil dikejar, sementara yang besar dibiarkan. Itu yang harus dibenahi,” ujar Sahib, Senin (29/6/2026).

Baca Juga :  Agus Haris Desak Pemerintah Tingkatkan Pengelolaan Sampah, Larangan Tidak Cukup!

Ia mencontohkan dugaan penjualan minuman beralkohol di sejumlah tempat hiburan malam yang, menurutnya, masih berlangsung tanpa tindakan tegas dari aparat penegak Perda.

Kondisi tersebut, lanjut Sahib, menimbulkan kesan bahwa penegakan hukum belum dilakukan secara merata. Padahal, seluruh aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah seharusnya diterapkan tanpa pengecualian.

Selain itu, ia juga mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar menjalankan fungsi penegakan Perda secara maksimal. Menurutnya, aparat tidak perlu menunggu instruksi khusus apabila telah memiliki dasar hukum yang jelas untuk melakukan penindakan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Usulkan Kapal IGD, Jawaban Atas Krisis Medis Warga Pesisir

Sahib menilai konsistensi dalam penegakan aturan menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Apabila aparat bersikap tegas terhadap seluruh pelanggaran, kepastian hukum akan benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap pola penegakan Perda agar tidak muncul anggapan bahwa hukum hanya berlaku bagi pelanggaran tertentu, sementara pelanggaran lain yang lebih besar luput dari pengawasan.

“Penegakan aturan harus dilakukan secara adil. Kalau pemerintah ingin aturan dihormati masyarakat, maka aparat juga harus menunjukkan bahwa semua pelanggaran diperlakukan sama di depan hukum,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA