DPRD Kaltim Mantapkan Komitmen Tata Kelola Daerah Lewat Bimtek di Yogyakarta

- Editor

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan dan anggota DPRD Kalimantan Timur mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta. (Foto/Humas)

i

Pimpinan dan anggota DPRD Kalimantan Timur mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta. (Foto/Humas)

DIKSIKU.com, Samarinda – Para pimpinan dan anggota DPRD Kalimantan Timur menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta, Sabtu (13/5/2025) lalu.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, sekaligus menyamakan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan publik.

Berbeda dari forum formal biasa, Bimtek kali ini lebih menitikberatkan pada penguatan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta pembahasan awal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah sangat menentukan arah kebijakan. Tanpa itu, pembangunan bisa kehilangan fokus dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga :  Ancam Keselamatan Pelajar, DPRD Bontang Soroti Masalah Lalu Lintas di Sekitar SMAN 3

Ia menyebut, peran legislatif tidak hanya mengesahkan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa setiap program pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan administratif.

Ekti juga menegaskan pentingnya arah pembangunan yang terstruktur dan bertanggung jawab.

“Dengan kemitraan yang kuat dan komitmen terhadap tata kelola yang baik, kita bisa mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujarnya.

Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini menghadirkan Fernando H Siagian, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Kementerian Dalam Negeri.

Ia menyoroti pentingnya penyusunan RPJMD yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus mampu menjadi panduan arah pembangunan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bontang Geram, Harga Tanah di Kawasan Industri Dihargai Terlalu Murah

“RPJMD perlu disusun secara komprehensif, selaras dengan RPJPD, RPJMN, hingga RPJPN. Konsistensi dokumen perencanaan akan menentukan keberhasilan pembangunan jangka panjang,” kata Fernando.

Lebih lanjut ia menekankan, proses pembangunan harus menyentuh dimensi sosial dan ekonomi masyarakat secara adil.

“Fungsi pengawasan DPRD menjadi kunci. Setiap anggaran harus diarahkan pada kesejahteraan rakyat tanpa mengabaikan efisiensi dan transparansi,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan akademisi Universitas Respati Yogyakarta, perwakilan Kemendagri, serta pejabat dari Sekretariat DPRD Kaltim.

Para peserta Bimtek aktif berdiskusi dan menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas legislasi dan pengawasan. (adv)

Loading

Penulis : Ldy

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:06 WITA

DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup

Berita Terbaru