Nursalam Desak Dinas PUPR Bontang : Jangan Bongkar Jalan Jika Tidak Siap Perbaiki!

- Editor

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bontang Nursalam. (int)

i

Anggota DPRD Bontang Nursalam. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam, menyuarakan kekhawatirannya terhadap penanganan perbaikan Jalan Ir H Juanda di kawasan Bukit Indah yang dianggap lambat dan tidak efisien.

Dalam rapat paripurna DPRD Bontang, ia menyoroti bagaimana jalan yang telah dibongkar seminggu yang lalu, namun hingga kini belum juga diperbaiki, menjadi penyebab kecelakaan dan kemacetan di daerah tersebut.

“Seharusnya Dinas PUPR Bontang memastikan bahwa kontraktor tidak membongkar jalan jika tidak siap untuk segera memperbaikinya,” kata Nursalam.

Ia menekankan bahwa lokasi jalan yang rusak berada tidak jauh dari lampu merah Bukit Indah, dan tanpa perbaikan yang cepat, kondisi ini sangat berbahaya bagi pengendara.

Selain itu, Nursalam juga mengeluhkan kurangnya tanda peringatan di sepanjang jalan menuju Pasar Rawa Indah, yang sedang dalam perbaikan, membuat pengendara tidak menyadari adanya lubang atau kerusakan jalan di depannya.

“Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya perbaikan jalan yang tidak ditandai dengan jelas, terutama di depan Masjid Al-Mujahirin, di mana sudah terjadi dua kecelakaan dalam satu malam,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bontang Geram, Harga Tanah di Kawasan Industri Dihargai Terlalu Murah

Menanggapi kekhawatiran Nursalam, Wali Kota Bontang, Basri Rase, berjanji akan segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut.

Ia juga berencana untuk memanggil kontraktor terkait dan meminta dinas terkait untuk ikut serta dalam inspeksi lapangan.

“Saya akan membahas masalah ini dengan dinas terkait dan memastikan bahwa kepala bidang yang bersangkutan mendampingi saya untuk melihat langsung kondisi perbaikan jalan,” tutup Basri. (adv)

 

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang
Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan
Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan
Pickleball Open 2026 Jadi Momentum Kenalkan Bontang ke Peserta dari Berbagai Daerah
Rustam Pastikan Raperda Kepemudaan Jadi Payung Pembinaan Generasi Muda Bontang
DPRD Bontang Tak Ingin Revisi RTRW Jadi Sumber Sengketa, Status Wana Tirta Dikaji Mendalam
Wana Tirta Masuk Pembahasan RTRW Bontang, DPRD Cermati Status dan Peruntukan Kawasan
DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Penegakan Aturan di Pesisir, Minta Pemkot Berlaku Adil

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:11 WITA

DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:53 WITA

Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:55 WITA

Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:25 WITA

Pickleball Open 2026 Jadi Momentum Kenalkan Bontang ke Peserta dari Berbagai Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:43 WITA

DPRD Bontang Tak Ingin Revisi RTRW Jadi Sumber Sengketa, Status Wana Tirta Dikaji Mendalam

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:34 WITA

Wana Tirta Masuk Pembahasan RTRW Bontang, DPRD Cermati Status dan Peruntukan Kawasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:54 WITA

DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Penegakan Aturan di Pesisir, Minta Pemkot Berlaku Adil

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:25 WITA

DPRD Bontang Dorong Kearifan Lokal Masuk dalam Raperda Kepemudaan

Berita Terbaru