Pemkot Makassar Siap Dukung Program Nasional Ruang Bersama Untuk Perempuan dan Anak

- Editor

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar Siap Dukung Program Nasional

i

Makassar Siap Dukung Program Nasional "Ruang Bersama" untuk Perempuan dan Anak. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan, dan Anak (DP3A) menyatakan dukungan penuh terhadap program “Ruang Bersama” yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Langkah ini diumumkan dalam rangkaian peringatan 16 Hari Tanpa Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang berlangsung pada Rabu (11/12/2024).

Staf Khusus Kemen PPPA, Prof. Majdah Muhyiddin Zain, menjelaskan bahwa “Ruang Bersama” adalah inisiatif strategis untuk memperkuat koordinasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini akan diluncurkan secara resmi pada peringatan Hari Ibu, 22 Desember mendatang.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung penuh program ini agar upaya menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin efektif,” ujar Prof. Majdah.

Ia juga menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak menjadi kunci untuk memanfaatkan peluang bonus demografi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Kepala DP3A Kota Makassar, Achi Soeleman, menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan program ini di tingkat lokal. Menurutnya, perlindungan perempuan dan anak memerlukan sinergi antara berbagai pihak.

“Kita perlu menyediakan ruang aman bagi perempuan dan anak, serta memastikan kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Ini adalah langkah penting untuk memutus rantai kekerasan,” tegas Achi.

Baca Juga :  DPRD Bontang Minta Pemkot Pastikan Air Bekas Tambang Layak Konsumsi

Program “Ruang Bersama” diharapkan menjadi solusi efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak.

Dengan komitmen dari DP3A Kota Makassar dan dukungan masyarakat, program ini diyakini dapat membawa dampak positif signifikan dalam mengurangi angka kekerasan dan melindungi hak-hak mereka.

Langkah ini tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab bersama, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi penerus Indonesia. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang
Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan
Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan
Pickleball Open 2026 Jadi Momentum Kenalkan Bontang ke Peserta dari Berbagai Daerah
Rustam Pastikan Raperda Kepemudaan Jadi Payung Pembinaan Generasi Muda Bontang
DPRD Bontang Tak Ingin Revisi RTRW Jadi Sumber Sengketa, Status Wana Tirta Dikaji Mendalam
Wana Tirta Masuk Pembahasan RTRW Bontang, DPRD Cermati Status dan Peruntukan Kawasan
DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Penegakan Aturan di Pesisir, Minta Pemkot Berlaku Adil

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:11 WITA

DPRD Minta Rencana Ekspansi Industri Dibuka, Jadi Acuan Penyusunan RTRW Bontang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:53 WITA

Ekspansi Kawasan Industri Hingga 1.200 Hektare Masuk RTRW Bontang, DPRD Dorong Percepatan Pembahasan

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:55 WITA

Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:25 WITA

Pickleball Open 2026 Jadi Momentum Kenalkan Bontang ke Peserta dari Berbagai Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:43 WITA

DPRD Bontang Tak Ingin Revisi RTRW Jadi Sumber Sengketa, Status Wana Tirta Dikaji Mendalam

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:34 WITA

Wana Tirta Masuk Pembahasan RTRW Bontang, DPRD Cermati Status dan Peruntukan Kawasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:54 WITA

DPRD Bontang Soroti Ketimpangan Penegakan Aturan di Pesisir, Minta Pemkot Berlaku Adil

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:25 WITA

DPRD Bontang Dorong Kearifan Lokal Masuk dalam Raperda Kepemudaan

Berita Terbaru