BMKG Ungkap Daerah yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau Tahun Ini

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi kemarau. (int)

i

ilustrasi kemarau. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau 2026 di Indonesia mulai berlangsung secara bertahap sejak April. Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat, terutama dalam merencanakan kegiatan pertanian, pengelolaan air, hingga kesiapsiagaan menghadapi cuaca kering.

Dalam laporan resmi terkait prediksi musim kemarau 2026, BMKG menyebut peralihan menuju musim kering tidak terjadi serentak di seluruh wilayah. Tahapan awal diperkirakan dimulai dari kawasan Nusa Tenggara sebelum meluas ke daerah lain pada periode berikutnya.

Baca Juga :  Waspada, Penderita Diabetes Rentan Terkena 6 Penyakit Komplikasi Ini

Secara rinci, sekitar 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Selanjutnya, jumlah tersebut meningkat menjadi 184 ZOM pada Mei dan 163 ZOM pada Juni, menandakan pergeseran musim yang berlangsung bertahap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun wilayah yang lebih dulu mengalami awal kemarau pada April mencakup pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta sebagian Jawa Timur. Selain itu, kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di beberapa wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga sebagian kecil Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Dituding Habiskan Uang Farel Prayoga, Ayah Tantang Manajer Buktikan Klaim

BMKG juga mencatat bahwa sebagian kecil wilayah Indonesia telah lebih dulu memasuki musim kemarau sejak Februari hingga Maret. Sementara itu, wilayah lain baru akan mengalami peralihan ke musim kering pada bulan-bulan selanjutnya.

Dari total 699 ZOM yang dipantau, perbedaan waktu awal kemarau ini mencerminkan variasi karakteristik iklim di masing-masing daerah di Indonesia.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD
Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi
Hujan Deras Picu Banjir di Bone, Disdik Arahkan Pembelajaran Daring Sementara
Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:00 WITA

Hujan Deras Picu Banjir di Bone, Disdik Arahkan Pembelajaran Daring Sementara

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Berita Terbaru