Anggaran Paskibraka Dipangkas, DPRD Bontang Khawatir Semangat Pasukan Pengibar Menurun

- Editor

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Alfin Rausan Fikry (kiri;berjenggot), saat rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) LKPJ bersama Badan Kesbangpol Bontang di BPKAD, Sabtu (9/5/). (ist)

i

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Alfin Rausan Fikry (kiri;berjenggot), saat rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) LKPJ bersama Badan Kesbangpol Bontang di BPKAD, Sabtu (9/5/). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Pemangkasan anggaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang tahun 2026 menjadi sorotan DPRD Bontang. Legislator menilai pengurangan anggaran jangan sampai berdampak pada kualitas pembinaan hingga semangat para anggota Paskibraka.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Alfin Rausan Fikry, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, Paskibraka merupakan agenda wajib tahunan yang seharusnya tetap mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.

“Paskibraka itu agenda wajib. Karena itu, seharusnya anggarannya tidak dipangkas,” ujar Alfin saat rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) LKPJ bersama Badan Kesbangpol Bontang di BPKAD, Sabtu (9/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alfin menjelaskan, awalnya anggaran yang disiapkan untuk kegiatan Paskibraka berada di kisaran Rp700 juta. Namun setelah dilakukan evaluasi oleh Kesbangpol, nilainya meningkat menjadi Rp1,2 miliar. Meski begitu, angka tersebut dinilai masih jauh dari cukup untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan kegiatan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dukung Rencana Pemkot Perluas Jaringan Gas, Tekankan Harus Sesuai Regulasi

Menurutnya, kebutuhan Paskibraka bukan hanya untuk pelatihan semata, tetapi juga mencakup persiapan, konsumsi, akomodasi, hingga perlengkapan peserta selama proses latihan berlangsung.

“Kalau dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur, rata-rata mereka menganggarkan sekitar Rp2,5 miliar untuk Paskibraka,” katanya.

Ia menyebut Bontang pada tahun-tahun sebelumnya juga memiliki anggaran yang relatif besar untuk mendukung kegiatan tersebut. Namun, kondisi keuangan daerah saat ini membuat sejumlah program harus mengalami efisiensi, bahkan ada yang terpaksa ditiadakan.

Sebagai alumni Paskibraka, Alfin mengaku merasa terpukul melihat kondisi tersebut. Ia pun meminta Badan Kesbangpol segera berkomunikasi dengan Wali Kota agar ada solusi terhadap keterbatasan anggaran itu.

“Sebagai bagian dari alumni Paskibraka, saya merasa prihatin. Ini agenda wajib tiap tahun yang harus dianggarkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Fraksi PKS–NasDem Tuntut Pemkot Bontang Optimalkan PAD dan Tata Kelola Aset Daerah

Politikus Golkar itu juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi psikologis para peserta dan pengurus Paskibraka. Berdasarkan hasil diskusi yang ia lakukan, muncul rasa pesimistis terkait fasilitas yang akan diterima peserta tahun ini.

“Tidak tahu, pakai sepatu atau tidak. Dapat makan atau tidak,” ujar Alfin menirukan keluhan yang ia dengar dari pengurus Paskibraka.

Menurutnya, sentimen negatif seperti itu harus segera diminimalkan agar tidak berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat, terutama di media sosial.

Ia berkaca pada polemik tahun sebelumnya ketika persoalan sepatu peserta sempat menjadi sorotan publik. Karena itu, ia khawatir jika tahun ini persoalan konsumsi maupun perlengkapan kembali bermasalah, maka reaksi masyarakat akan lebih besar.

“Tahun lalu saja sepatu jebol sudah ramai di publik. Apalagi kalau nanti berkaitan dengan konsumsi dan akomodasi serta perlengkapan,” pungkasnya. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan
DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup
Dapat Pengakuan Pusat, DPRD Bontang Puji Kinerja Pemkot Tekan Pengangguran
Kriminalitas dan Kenakalan Remaja Meningkat, DPRD Bontang Minta Peran Semua Pihak
Legislator Bontang Dorong Event Domino Nasional Digelar di Kota Taman
Tugu PKK Tanjung Laut Indah Kembali Disorot, DPRD Bontang Sebut Minim Estetika dan Terbengkalai

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:40 WITA

Dapat Pengakuan Pusat, DPRD Bontang Puji Kinerja Pemkot Tekan Pengangguran

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:30 WITA

Kriminalitas dan Kenakalan Remaja Meningkat, DPRD Bontang Minta Peran Semua Pihak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:13 WITA

Anggaran Paskibraka Dipangkas, DPRD Bontang Khawatir Semangat Pasukan Pengibar Menurun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:59 WITA

Legislator Bontang Dorong Event Domino Nasional Digelar di Kota Taman

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:14 WITA

Tugu PKK Tanjung Laut Indah Kembali Disorot, DPRD Bontang Sebut Minim Estetika dan Terbengkalai

Berita Terbaru