Arang Jau Komitmen Terus Berjuang Untuk Masyarakat Kutim Hingga Akhir Masa Jabatan

- Editor

Minggu, 28 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Arang Jau. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Arang Jau. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Meskipun tidak terpilih kembali untuk periode DPRD Kutai Timur (Kutim) 2024/2029, Arang Jau tetap berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga akhir masa jabatannya.

Politikus Partai Golkar ini memastikan bahwa kebutuhan dan harapan warga tetap menjadi prioritasnya.

“Harus tetap diakomodir. Teman-teman dewan yang terpilih kembali harus melanjutkan perjuangan ini,” ujar Arang Jau kepada awak media beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam reses terakhirnya, Arang Jau menyebutkan bahwa berbagai usulan masyarakat telah ditampung, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pengembangan sektor perkebunan dan pertanian.

Baca Juga :  Marak Pencurian Meteran Air, PDAM Makassar Serukan Kewaspadaan Warga

Ia berharap agar pembangunan di Kutim terus ditingkatkan, menekankan pentingnya eksekutif dan legislatif untuk bersama-sama mewujudkan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat harus menjadi fokus utama. Baik eksekutif maupun legislatif harus membuka mata terhadap realisasi kebutuhan yang mendesak,” tambahnya.

Sebagai Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutim, Arang Jau juga menggarisbawahi pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Arang Jau optimis bahwa Kutim dapat mencapai pembangunan maksimal yang diinginkan masyarakat, asalkan pemerintah fokus pada pembangunan yang bermanfaat dan relevan.

Baca Juga :  Dewan Kutim Soroti Kinerja TAPD, Ingatkan Saling Menghargai

“Selalu berharap yang terbaik untuk pembangunan Kutim, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih kurang terjangkau, seperti dalam hal pelayanan kesehatan dan pemerataan listrik,” ujarnya.

Kutim, yang dikenal sebagai salah satu kabupaten terbesar di Kalimantan Timur, menghadapi tantangan besar dalam hal pemerataan pembangunan.

Arang Jau menegaskan bahwa pemerintah harus berpikir kreatif dan berstrategi untuk mengatasi masalah infrastruktur, termasuk akses jalan antar kecamatan yang masih perlu perbaikan. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA