Anggota DPRD Kutim Dorong Pengelolaan Sampah Ala Balikpapan: Efektif dan Ramah Lingkungan

- Editor

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Sobirin Bagus. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Sobirin Bagus. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Sobirin Bagus, mengusulkan agar pemerintah mengadopsi model pengelolaan sampah seperti yang diterapkan di Balikpapan. Usulan ini disampaikannya setelah melakukan studi banding ke Kota Beriman beberapa waktu lalu.

Menurut Sobirin, sistem pengelolaan sampah di Balikpapan sangat efektif dan ramah lingkungan. Di kota tersebut, sampah bahkan diolah menjadi pengganti gas LPG untuk kebutuhan rumah tangga.

“Tanpa pungutan biaya, sekitar 380 kepala keluarga menggunakan gas hasil pengolahan sampah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sobirin juga mengungkapkan bahwa Balikpapan memiliki lahan pengelolaan sampah seluas 40 hektar, yang dibagi dalam tujuh zona untuk pembuangan.

Baca Juga :  Wujud Transparansi, DPRD Kutim Gelar Paripurna Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023

“Ini penting karena mengurangi aktivitas pembuangan sampah ke laut, menghindari pencemaran air, dan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar,” jelasnya.

Menariknya, pengelolaan sampah di Balikpapan tidak dilakukan oleh Dinas Kebersihan, melainkan oleh RT setempat.

“Ini memungkinkan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Di sisi lain, pada Juni lalu, Pemkab Kutim meresmikan workshop dan mesin palet di Kecamatan Sangatta Selatan. Peresmian ini adalah hasil kerja sama antara DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kutim, perusahaan swasta, dan rumah sakit setempat, bertujuan untuk mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dewan Kutim Minta Program Bantuan Pendidikan Disosialisasikan Lebih Masif dan Luas

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan kebanggaannya atas mesin pengolah sampah yang telah diresmikan.

“Hasilnya sangat bervariasi, ada yang mencapai Rp 3 juta, Rp 5 juta, bahkan puluhan juta rupiah tergantung beratnya,” katanya.

Ardiansyah juga menambahkan bahwa impian lama untuk memiliki wadah pengelolaan sampah ini akhirnya terwujud. Sejak 2008, ia bersama istrinya telah bekerja sama dengan berbagai organisasi untuk mengubah sampah menjadi kompos.

Dengan dorongan Sobirin Bagus dan langkah konkret Pemkab Kutim, diharapkan pengelolaan sampah di Kutim dapat menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan, mengikuti jejak sukses Balikpapan. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA