Andi Ibrahim, Otak Sindikat Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Sejak 2010

- Editor

Kamis, 19 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Ibrahim. (int)

i

Andi Ibrahim. (int)

DIKSIKU.com, Gowa – Kasus uang palsu yang mengguncang UIN Alauddin Makassar mulai terkuak. Kepala Perpustakaan kampus, Andi Ibrahim alias AI, disebut sebagai dalang utama dalam sindikat yang telah beroperasi sejak lebih dari satu dekade.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Yudhiawan, dalam konferensi pers di Mapolres Gowa pada Kamis (19/12/2024), mengungkapkan bahwa aktivitas perencanaan sindikat ini telah dimulai sejak Juni 2010.

“Awalnya pada 2010, aktivitas ini masih tahap pengenalan dan perencanaan. Baru pada Juni 2022 mulai ada perencanaan ulang untuk melanjutkan operasi pembuatan uang palsu,” ungkap Yudhiawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yudhiawan, Oktober 2022 menjadi titik penting ketika para tersangka mulai mempersiapkan alat cetak dan kertas untuk uang palsu. Komunikasi intensif di antara anggota sindikat dilakukan melalui grup WhatsApp, yang juga menjadi platform untuk memasarkan uang palsu tersebut.

Baca Juga :  Hendak Jual Sabu, 2 Pria di Bone Keburu Ditangkap Polisi

“Pada Mei 2024, mereka mulai memproduksi uang palsu. Produksi dan distribusinya dirancang secara rapi, bahkan menggunakan grup WA untuk menawarkan hasil cetakannya,” tambahnya.

Puncaknya, mesin cetak uang palsu dibawa ke dalam kampus UIN Alauddin Makassar pada September 2024. AI, sebagai kepala perpustakaan, diduga memainkan peran kunci dalam memasukkan alat-alat tersebut ke lokasi yang digunakan sebagai tempat produksi.

“Pada September 2024, AI berkomunikasi untuk mengangkut peralatan ke kampus. Lokasi produksi berada di salah satu titik dalam kampus UIN Alauddin,” jelas Yudhiawan.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Pembunuhan, 13 Personel Resmob Polres Bone Diganjar Penghargaan

Pada November 2024, uang palsu dengan total nominal mencapai Rp150 juta mulai beredar, disusul transaksi senilai Rp250 juta. Aparat mengungkap bahwa jumlah ini hanya sebagian kecil dari potensi peredaran yang dirancang oleh sindikat tersebut.

Meski operasi ini telah berjalan sejak lama, baru pada 2024 upaya produksi dan distribusi uang palsu mencapai tahap kritis. Penegak hukum kini terus mendalami jaringan sindikat ini untuk memastikan semua pelaku, termasuk pihak-pihak yang terlibat di luar kampus, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

BNN Bongkar Jaringan Narkoba Aceh, 160 Kg Sabu Disita
Cekcok Soal Pagar Tanah, Petani di Libureng Dibacok Tetangga Hingga Kritis
Konflik Lahan Berujung Darah, Pria 61 Tahun Bacok Pemuda di Bone
Pilunya Nasib Seorang Ibu di Bone, Tewas di Tangan Anak Sendiri
Bareskrim Ungkap Modus Licik PT DSI, Data Lama Disulap Jadi Proyek Fiktif, Kerugian Tembus Rp 2,4 Triliun
Awal Januari 2026, Sat Resnarkoba Polres Bone Amankan 7 Terduga Pelaku Sabu
Dua Pria Ditangkap Usai Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta
Gasak Uang Rp 13 Juta Masjid At Tajuddin, Spesialis Pembobol Kotak Amal Dibekuk di Kosan Pacar

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:52 WITA

BNN Bongkar Jaringan Narkoba Aceh, 160 Kg Sabu Disita

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:26 WITA

Cekcok Soal Pagar Tanah, Petani di Libureng Dibacok Tetangga Hingga Kritis

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:12 WITA

Konflik Lahan Berujung Darah, Pria 61 Tahun Bacok Pemuda di Bone

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:34 WITA

Pilunya Nasib Seorang Ibu di Bone, Tewas di Tangan Anak Sendiri

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:49 WITA

Bareskrim Ungkap Modus Licik PT DSI, Data Lama Disulap Jadi Proyek Fiktif, Kerugian Tembus Rp 2,4 Triliun

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:02 WITA

Awal Januari 2026, Sat Resnarkoba Polres Bone Amankan 7 Terduga Pelaku Sabu

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:33 WITA

Dua Pria Ditangkap Usai Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:36 WITA

Gasak Uang Rp 13 Juta Masjid At Tajuddin, Spesialis Pembobol Kotak Amal Dibekuk di Kosan Pacar

Berita Terbaru