PAD Makassar Capai Rp 1,305 Triliun, Pemkot Optimis Target Tercapai

- Editor

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra. (ist)

i

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Hingga akhir November 2024, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar telah tercatat sebesar Rp 1,305 triliun, yang berkontribusi sekitar 76 persen dari target tahunan sebesar Rp 1,7 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, menyatakan bahwa meski belum mencapai target, Pemkot Makassar tetap optimis dapat memenuhi target PAD yang ditetapkan dengan memanfaatkan sisa waktu di akhir tahun ini.

“Penerimaan PAD Kota Makassar saat ini berada di angka Rp 1,305 triliun, dan kami masih punya waktu untuk mengejar sisa target tersebut,” ujar Firman dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (8/12/2024).

Firman juga menyebutkan bahwa sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi yang paling patuh dalam pembayaran pajak, dengan pencapaian hingga 98,99 persen dalam tiga tahun terakhir.

Ia menegaskan bahwa Bapenda Kota Makassar akan terus bekerja keras untuk mencapai target PAD yang lebih tinggi, yakni Rp 2 triliun.

Sebagai apresiasi atas kontribusi wajib pajak, Bapenda Kota Makassar menyelenggarakan Malam Anugerah Pajak Daerah pada Sabtu (6/12/2024), yang dihadiri oleh 300 wajib pajak dari berbagai kategori, termasuk pelaku usaha dan instansi. Mereka diberikan penghargaan atas peran serta mereka dalam mendukung pembangunan kota.

Baca Juga :  Rapat Paripurna, Fraksi AKB DPRD Kutim Soroti Realisasi PAD 2023 dan Belanja Operasional Pemda

“Kami berharap penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga dapat memotivasi wajib pajak untuk mempertahankan dan meningkatkan kepatuhannya,” tambah Firman.

Dengan terus mengoptimalkan strategi penerimaan pajak, Pemkot Makassar yakin bahwa target PAD 2024 dapat tercapai sebelum akhir tahun. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA