BPBD Bontang Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini di PAUD Al-Kautsar

- Editor

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Bontang Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini di PAUD Al-Kautsar. (foto;Sadah)

i

BPBD Bontang Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini di PAUD Al-Kautsar. (foto;Sadah)

DIKSIKU.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang terus menggencarkan edukasi kebencanaan sejak dini. Kali ini, BPBD menggelar pelatihan mitigasi bencana bagi anak-anak di PAUD Terpadu Al-Kautsar PT Badak, Rabu (19/2/2025), sekaligus mengadakan kegiatan flying fox sebagai bagian dari pembelajaran interaktif.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik (KL), Ismail, mengapresiasi keterlibatan pihak sekolah dalam mendukung program ini.

Baca Juga :  Plh Ketua DPRD Turut Dampingi Pj. Bupati Resmikan Destinasi Wisata Fafaliang Water Park di Sinjai Timur

Menurutnya, edukasi mengenai kebencanaan sangat penting bagi anak-anak agar mereka memahami langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Simulasi dan sosialisasi ini sangat bermanfaat. Dengan adanya pelatihan ini, para siswa dan tenaga pendidik bisa lebih siap menghadapi bencana, sehingga risiko bisa diminimalkan atau bahkan dihindari,” ujar Ismail.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Tuntut Pemkab Selesaikan Keluhan Listrik dan Air Bersih di Tepian Langsat

BPBD Kota Bontang siap memberikan pelatihan bagi sekolah yang mengajukan permohonan secara resmi.

Sebanyak 15 anggota BPBD dikerahkan dalam kegiatan ini. Selain memberikan materi mitigasi bencana, mereka juga berpartisipasi dalam permainan flying fox bersama anak-anak, menjadikan pelatihan lebih menyenangkan dan mudah dipahami. (adv)

Loading

Penulis : Sadah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA