DPRD Dorong Penguatan Layanan Pustu Bontang Kuala, Minta Sarana Dilengkapi

- Editor

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. (ist)

i

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, menilai kehadiran kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) di Bontang Kuala sebagai langkah penting dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat pesisir. Namun, ia menekankan bahwa layanan ini belum sepenuhnya ideal tanpa dukungan fasilitas tambahan.

“Warga memang terbantu dengan dibukanya kembali Pustu ini. Tapi kita tidak bisa berhenti di sini. Sarana dan prasarana pendukung harus segera ditingkatkan agar pelayanan benar-benar maksimal,” ujar Heri dalam peresmian Pustu, Selasa (11/6/2025).

Ia menyoroti bahwa selama ini warga di kawasan wisata Bontang Kuala harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

Baca Juga :  Sembilan Kecamatan Terdampak Bencana, Ini Pernyataan Resmi BPBD Sinjai

Kini, dengan aktifnya kembali Pustu, kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak memiliki akses yang lebih dekat.

Tak hanya untuk warga, Heri berharap keberadaan Pustu juga menjadi jaminan kenyamanan bagi wisatawan. “Ini kawasan pariwisata. Kehadiran fasilitas kesehatan turut meningkatkan rasa aman pengunjung,” tambahnya.

Pustu Bontang Kuala sebelumnya berhenti beroperasi sejak 2015 karena kondisi bangunan yang tak lagi layak.

Setelah hampir satu dekade, fasilitas tersebut kini dihidupkan kembali berkat revitalisasi melalui skema swakelola oleh Kodim 0908 Bontang, menggunakan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar dari APBD 2024.

Pustu akan melayani masyarakat setiap hari, dengan sistem rotasi dokter setiap dua pekan. Layanan kesehatan dasar diberikan secara gratis, termasuk skrining awal sebelum rujukan ke fasilitas yang lebih lengkap jika diperlukan.

Baca Juga :  Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahtiar Mabe, menuturkan bahwa fasilitas ini juga menyasar pengunjung kawasan wisata sebagai bagian dari konsep Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Ini tidak hanya untuk warga setempat, tapi juga untuk pengunjung yang sewaktu-waktu mungkin membutuhkan layanan medis darurat,” jelas Bahtiar.

Dengan dibukanya kembali Pustu ini, pemerintah berharap akses kesehatan semakin merata, terutama di wilayah pesisir yang sebelumnya terpinggirkan dari jangkauan pelayanan medis dasar. (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah
Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan
Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis
Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk
Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:47 WITA

Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:07 WITA

Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WITA

Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WITA

Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Selasa, 21 April 2026 - 12:27 WITA

Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Berita Terbaru