Anggota DPRD Kutim Serukan Penyesuaian Jadwal Sekolah Untuk Akses Fasilitas Umum

- Editor

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Hasna. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Hasna. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Hasna, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait jadwal sekolah anak yang dinilai terlalu padat.

Politikus dari Partai Golkar ini menilai bahwa waktu belajar yang panjang menyulitkan siswa untuk mengakses fasilitas umum seperti perpustakaan, fasilitas olahraga, dan taman bermain.

“Anak-anak sekolah menghabiskan sebagian besar hari mereka di sekolah, dari pagi hingga sore. Akibatnya, mereka tidak memiliki cukup waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler atau menggunakan fasilitas umum yang penting untuk perkembangan mereka,” ujar Hasna dalam wawancara dengan media beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Rayakan Hari Ibu dengan Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Hasna mengajak pemerintah dan dinas terkait untuk mempertimbangkan penataan ulang jadwal sekolah. Menurutnya, mengurangi jam belajar di sekolah dan memberikan waktu yang cukup untuk kegiatan lain akan memberikan manfaat signifikan bagi siswa dan keluarga mereka.

“Kami perlu melakukan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah untuk menemukan solusi yang tepat. Dengan penyesuaian jadwal, siswa dapat memanfaatkan waktu mereka untuk berbagai aktivitas yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan mereka,” tambah Hasna.

Baca Juga :  Diskominfo Makassar Perkuat Pengelolaan Aduan Publik Melalui SP4N LAPOR!

Sebagai anggota Komisi D DPRD Kutim, Hasna menekankan pentingnya menyeimbangkan jadwal sekolah yang padat dengan akses yang lebih baik terhadap fasilitas umum.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup siswa tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Tindakan konkret diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Kami berkomitmen untuk terus mencari solusi yang memungkinkan siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, tanpa mengabaikan kebutuhan mereka akan akses ke fasilitas umum,” tutup Hasna. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru