Dewan Apresiasi Pembinaan Sepakbola di Kutim, Ajak Koni Rangkul Semua Cabor

- Editor

Kamis, 25 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan, memberikan pujian tinggi atas pembinaan cabang olahraga (cabor) sepakbola di berbagai tingkatan usia.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi dan bakat, tetapi juga kesempatan emas dalam menemukan calon atlet potensial.

Dalam final Piala Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola (ASKAB) 2024 Zona Satu yang berlangsung pada Selasa (23/07/2024), Agusriansyah menyaksikan langsung antusiasme peserta dari berbagai usia.

Ia menganggap ajang ini sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menggali potensi atlet muda.

“Ajang seperti ini melibatkan semua usia, dari anak-anak hingga usia 40 tahun. Ini adalah langkah besar untuk pengembangan sepakbola dan olahraga lainnya di Kutim,” ujarnya.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menegaskan perlunya melanjutkan dan memperluas kegiatan pembinaan cabor. Ia percaya bahwa turnamen lokal seperti ini berpotensi mencetak atlet berkualitas, tidak hanya untuk Kutim tetapi juga untuk Kalimantan Timur secara umum.

Baca Juga :  Pansus DPRD Kutim Sampaikan Hasil Investigasi Sengketa Poktan dan PT Indominco

Agusriansyah juga mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim untuk lebih merangkul seluruh cabor, memastikan setiap atlet memiliki kesempatan untuk berkembang.

“Turnamen lokal seringkali menjadi ajang yang melahirkan atlet berbakat. Kami sebagai legislatif mendukung penuh pengembangan cabor untuk memajukan olahraga di daerah kita,” tambahnya. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA