Kasus Narkoba Meledak, Pemkab Bone Dinilai Gagal Hadirkan Rumah Rehab

- Editor

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Forbes Narkoba Bone saat menggeruduk rumah terduga bandar Narkoba. (ist)

i

Anggota Forbes Narkoba Bone saat menggeruduk rumah terduga bandar Narkoba. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Ketiadaan rumah rehabilitasi di Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan setelah berbagai laporan menunjukkan meningkatnya kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

Di tengah status Bone sebagai zona darurat peredaran narkoba, belum tersedianya fasilitas rehabilitasi dinilai menjadi hambatan besar dalam upaya pemulihan para pengguna.

Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone menegaskan bahwa kondisi ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya solusi konkret dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organisasi tersebut menilai bahwa banyak pecandu yang seharusnya mendapatkan pemulihan, justru tidak memiliki akses layanan rehabilitasi sama sekali.

Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menyampaikan kritik keras terhadap lambatnya respon pemerintah.

“Sudah bertahun-tahun kami dorong. Tapi sampai sekarang, tidak ada langkah nyata dari pemerintah maupun pihak terkait,” kata Andi Singke. dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin (17/11/2025).

Baca Juga :  Sidang Isbat Lama, Jemaah di Bone Keburu Ngantuk dan Pulang Sebelum Tarawih

Forbes mencatat bahwa permasalahan utama bukan terletak pada kurangnya urgensi, melainkan pada minimnya prioritas kebijakan.

Meski Bone berulang kali masuk dalam tiga besar wilayah rawan narkoba di Sulawesi Selatan, pembangunan rumah rehabilitasi tak kunjung menjadi perhatian serius.

Dalam kondisi stagnan tersebut, Forbes menawarkan konsep rehabilitasi alternatif berbasis masyarakat.

“Semua tempat adalah rumah rehabilitasi, semua orang adalah konselor, dan semua bertindak secara nonlitigasi,” terang Andi Singke.

Forbes menilai bahwa keluarga sering bingung menentukan langkah ketika menghadapi anggota yang kecanduan.

Ketidaktahuan masyarakat itu, ditambah rendahnya literasi tentang narkoba, dinilai membuka ruang bagi jaringan pengedar untuk terus berkembang.

Baca Juga :  Kementerian Pariwisata Pastikan Pantai Losari Siap Sambut Libur Nataru 2024-2025

Di sisi lain, intensitas operasi penindakan aparat tidak sejalan dengan ketersediaan fasilitas pemulihan.

Tanpa rumah rehabilitasi, pecandu berisiko tetap berada di lingkungan yang memicu kecanduan atau bahkan terseret proses hukum, alih-alih mendapatkan perawatan.

Forbes mendesak pemerintah daerah untuk segera menempatkan pembangunan rumah rehabilitasi sebagai keputusan strategis.

“Kalau rumah rehab terus diabaikan, kita bukan hanya kehilangan generasi, kita sedang membiarkan peredaran gelap tumbuh tanpa perlawanan yang seimbang,” tegasnya.

Situasi ini memperlihatkan bahwa tanpa fasilitas rehabilitasi yang memadai, upaya pemberantasan narkoba di Bone akan selalu timpang. Dalam kata lain penindakan berjalan, namun pemulihan tak tersentuh.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk
Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz
BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko
Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WITA

Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Selasa, 21 April 2026 - 12:27 WITA

Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:10 WITA

BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Senin, 16 Februari 2026 - 14:10 WITA

Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:31 WITA

Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA