KEK Kendal Antar Kabupaten Kendal Jadi Raja Investasi Jawa Tengah 2025

- Editor

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Kendal – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal menjadi motor utama peningkatan investasi di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025. Keberadaan kawasan industri tersebut mengantarkan Kabupaten Kendal sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah selama periode Januari hingga Desember 2025.

Berdasarkan data realisasi investasi, Jawa Tengah mencatat total investasi sebesar Rp 88,50 triliun sepanjang 2025. Dari total tersebut, Kabupaten Kendal berkontribusi sebesar Rp 15,86 triliun, tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di provinsi tersebut.

Dominasi investasi Kendal juga terlihat pada triwulan IV 2025. Pada periode Oktober–Desember 2025, realisasi investasi di Kabupaten Kendal mencapai Rp 6,40 triliun, menjadikannya sebagai daerah dengan capaian investasi tertinggi se-Jawa Tengah pada periode tersebut.

Capaian ini menegaskan peran strategis KEK Kendal sebagai pusat pertumbuhan industri dan manufaktur baru di Jawa Tengah. Sepanjang 2025, KEK Kendal tercatat sebagai kontributor terbesar investasi di Kabupaten Kendal dengan nilai mencapai Rp 15,69 triliun.

Selain mendorong peningkatan nilai investasi, KEK Kendal juga memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Hingga akhir 2025, kawasan ini mencatat penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 19.935 orang.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan wujud kepercayaan investor terhadap iklim investasi yang kondusif di Kendal dan Jawa Tengah.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari sinergi kebijakan dan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun para pemangku kepentingan,” kata Juliani dalam keterangannya.

Baca Juga :  Komandan Batalyon Brimob Bone Nur Ichsan Resmi Sandang Pangkat AKBP

Ia menegaskan pengelola KEK Kendal berkomitmen menjaga keberlanjutan investasi dan meningkatkan kualitas layanan kawasan agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat.

“Sebagai pengelola kawasan, kami terus meningkatkan layanan investasi dan memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan industri,” ujarnya.

Hingga akhir 2025, sebanyak 136 perusahaan dari berbagai negara tercatat telah berinvestasi di KEK Kendal. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari fashion, otomotif, energi terbarukan, elektronik, furnitur, makanan dan minuman, hingga alat kesehatan.

Keberagaman sektor industri tersebut dinilai mampu memperkuat struktur ekonomi daerah serta memperluas kesempatan kerja, sekaligus memperkokoh posisi KEK Kendal sebagai salah satu kawasan industri unggulan nasional.*

Penulis : Rizal Firmansyah

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk
Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz
BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko
Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WITA

Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Selasa, 21 April 2026 - 12:27 WITA

Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:10 WITA

BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Senin, 16 Februari 2026 - 14:10 WITA

Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:31 WITA

Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA