Lindungi Petani dari Kerugian, Dewan Kutim Usulkan Asuransi Gagal Panen Untuk Petani

- Editor

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, menyerukan pentingnya penerapan asuransi gagal panen bagi petani di daerah Kutim. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi petani, sekaligus memotivasi mereka dalam mengembangkan sektor pertanian.

Usulan ini disampaikan Faizal setelah melakukan kunjungan kerja ke Bali, di mana ia melihat langsung penerapan kebijakan serupa yang telah sukses diterapkan di sana.

“Di Bali, dua peraturan daerah (perda) terkait perlindungan lahan dan asuransi gagal panen sudah berjalan dengan baik. Kami percaya kebijakan ini bisa diadopsi di Kutim untuk mendukung para petani,” ungkap Faizal kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faizal menjelaskan bahwa dua perda tersebut mencakup perlindungan lahan pangan berkelanjutan yang melarang alih fungsi lahan, serta pemberian jaminan asuransi bagi petani yang mengalami gagal panen.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Yosef Udau Dorong Gaji Petugas Damkar Naik

Menurutnya, adanya asuransi ini akan meringankan beban kerugian yang biasanya harus ditanggung sepenuhnya oleh petani.

“Jika petani terlindungi asuransi, mereka tidak perlu takut untuk berinvestasi lebih besar dalam usaha pertanian mereka,” tegas Faizal.

Faizal juga menyarankan agar pemerintah Kutim melakukan kajian mendalam terkait implementasi asuransi gagal panen ini. Ia mengusulkan agar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Kutim dapat dilibatkan dalam pendampingan teknis.

Ia menekankan bahwa meskipun infrastruktur penting, mendukung pengembangan agrobisnis juga harus menjadi prioritas utama.

“Dengan anggaran yang cukup besar, Kutim seharusnya siap mengalokasikan sebagian untuk melindungi dan mengembangkan sektor pertanian,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Baca Juga :  Agusriansyah Ridwan Desak Realisasi Wisata Percontohan di Kutim

Meski demikian, Faizal mengakui bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan sektor pertanian di Kutim. Ia memberi contoh upaya yang telah dilakukan di Kaubun, daerah pemilihannya, di mana lahan-lahan pertanian yang potensial terus mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian.

“Lahan-lahan pertanian yang masih potensial harus terus didukung agar bisa menghasilkan produk pertanian yang unggul,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan asuransi gagal panen, diharapkan para petani di Kutim dapat lebih berani dalam mengembangkan usaha mereka, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor agrobisnis. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA