MBG Siap Jalan di Bontang, Dewan Optimistis dan Minta Semua Ikut Awasi

- Editor

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. (ist)

i

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Menjelang peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 14 Juli 2025, DPRD Kota Bontang menyampaikan sikap optimistis terhadap pelaksanaannya. Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menyatakan keyakinannya bahwa program nasional ini telah dirancang dengan sistem rekrutmen yang ketat dan mekanisme yang tidak sembarangan.

“Ini bukan program asal tunjuk. Penunjukan korlap maupun tim dapur sudah melalui proses seleksi dari pusat. Bukan inisiatif lokal, jadi saya percaya tidak ada ruang untuk permainan,” kata Heri, Senin (7/7/2025).

Baca Juga :  Puji Kinerja Pemkot, DPRD Bontang Optimis Angka Kemiskinan Bisa Turun 70 Persen

Meskipun DPRD belum membahas secara rinci teknis program MBG, Heri menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pihak. Ia menekankan bahwa setiap orang yang ditunjuk sebagai koordinator lapangan wajib bergelar sarjana, dan para juru masak yang akan menyajikan makanan sehat kepada siswa pun telah tersertifikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan sistem seperti ini, kualitas pelaksanaan bisa lebih terjamin. Kita tinggal mengawal implementasinya saja,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Bontang Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Distribusi Gas LPG 3 Kilogram

Dua dapur MBG telah disiapkan di Bontang sebagai titik awal pelaksanaan program ini. Heri berharap keberadaan dapur-dapur tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam upaya memperbaiki gizi anak-anak sekolah secara berkelanjutan.

Ia pun mengajak semua pihak, mulai dari masyarakat hingga lembaga pengawasan daerah, untuk terlibat aktif memastikan program berjalan tepat sasaran.

“Semua elemen harus ikut mengawasi. Ini soal generasi kita ke depan,” pungkasnya. (adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA