PDAM Makassar Tingkatkan Kompetensi Staf Dengan Pelatihan Budaya Pelayanan

- Editor

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PDAM Makassar Tingkatkan Kompetensi Staf dengan Pelatihan Budaya Pelayanan. (ist)

i

PDAM Makassar Tingkatkan Kompetensi Staf dengan Pelatihan Budaya Pelayanan. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menggelar pelatihan internal bertajuk “Membangun Budaya Pelayanan Prima yang Inklusif”. Pelatihan ini diikuti oleh 60 staf yang bertugas langsung di bagian pelayanan pelanggan, Rabu (20/11/2024).

Direktur Umum dan Pelayanan PDAM Makassar, Indira, menekankan pentingnya integritas sebagai pondasi utama dalam bekerja.

“Dimanapun kita bekerja, integritas adalah kunci. Dengan integritas yang terjaga, tanggung jawab dalam setiap tugas akan terbentuk secara alami,” ujar Indira.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa pelayanan inklusif harus menjadi prioritas dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Menurutnya, mendengarkan keluhan dengan sikap yang baik adalah langkah awal untuk meraih kepercayaan pelanggan.

“Terima setiap komplain dengan sikap yang positif. Buat pelanggan merasa didengar dan diperhatikan, karena itu adalah dasar dari pelayanan yang inklusif,” katanya.

Baca Juga :  Mangrove Berbas Pantai di Ambang Kehancuran, DPRD Bontang Minta Perhatian Serius

Selain itu, kecepatan dalam menangani keluhan juga menjadi sorotan utama. Indira meminta seluruh staf untuk mematuhi SOP dalam penanganan laporan agar keluhan pelanggan dapat diselesaikan secara efektif tanpa penundaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PDAM Makassar untuk terus meningkatkan standar pelayanan publik, sekaligus menjamin kepuasan pelanggan melalui pendekatan yang lebih profesional dan inklusif. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA