DPRD Kutim Apresiasi Pamsimas Atasi Krisis Air Bersih, Harap Jangkau Seluruh Wilayah

- Editor

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan, memberikan pujian kepada pemerintah daerah atas kemajuan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).

Menurutnya, program ini merupakan langkah penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih di berbagai daerah.

“Proyek Pamsimas sedang berjalan dengan baik dan perlahan memperluas jangkauannya ke seluruh wilayah,” ujar Agusriansyah Ridwan saat diwawancarai oleh media. Ia menjelaskan bahwa upaya ini mencakup berbagai komponen, dari pembangunan kolam penampungan hingga pengembangan jaringan distribusi air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agusriansyah mengakui bahwa pencarian sumber air yang cukup untuk kebutuhan masyarakat bukanlah hal yang mudah. “Menemukan sumber air yang memadai memerlukan usaha besar. Namun, hasilnya sangat berarti—sejumlah wilayah sudah menikmati manfaat dari program ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Desak Pemprov Kaltim, DPRD Bontang Inginkan Solusi Permanen Untuk Banjir

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap agar Pamsimas dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah pelosok. “Harapan kami adalah agar semua masyarakat di Kutai Timur dapat merasakan akses air bersih yang memadai,” ujar Agusriansyah.

Program ini awalnya ditetapkan melalui keputusan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan nomor: 58/KPTS/DC/20219, yang ditandatangani oleh Dirjen Cipta Karya, Danis H Sumadilaga. Pada fase awal, PAMSIMAS menargetkan sembilan desa di Kutai Timur, menggunakan dana dari APBN.

Desa-desa tersebut meliputi Sido Mulya, Benhes, Long Wehea, dan Nehas Liah Bing di Kecamatan Muara Wahau; Bumi Rapak di Kecamatan Kaubun; Marah Haloq dan Tepian Langsat di Kecamatan Bengalon; serta Sri Pantun dan Marga Mulyo di Kecamatan Kongbeng. Program ini juga mencakup desa-desa yang didukung oleh APBD, seperti Diaq Lay di Kecamatan Muara Wahau, Tabangan Lembak di Kecamatan Bengalon, dan Tanjung Labu di Kecamatan Rantau Pulung.

Baca Juga :  Dewan Kutim Soroti Angka Pengangguran, Dorong Perekrutan Tenaga Kerja Dilakukan 1 Pintu

Hingga kini, Pamsimas telah berhasil menjangkau 42 desa di 18 kecamatan di Kutai Timur. Agusriansyah Ridwan berharap bahwa upaya ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di daerah-daerah yang belum terjangkau. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA