Di Usia 24 Tahun, Alfin Rausan Fikry Resmi Masuki DPRD Bontang Dengan Misi Besar

- Editor

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry. (int)

i

Anggota DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Alfin Rausan Fikry, sosok muda yang baru saja memulai langkahnya di dunia politik, kini menjadi sorotan sebagai anggota DPRD Bontang termuda untuk periode 2024-2029.

Pada usia 24 tahun, Alfin bukan hanya berhasil meraih posisi prestisius ini, tetapi juga membawa misi besar untuk mengangkat suara pemuda dalam dinamika pemerintahan kota.

Resmi dilantik pada 15 Agustus 2024, Alfin telah menetapkan visinya dengan jelas, memastikan bahwa generasi muda Bontang memiliki peran yang lebih signifikan dalam pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai seseorang yang lahir dan tumbuh di Bontang, ia memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh pemuda di daerahnya.

“Peran saya di sini adalah untuk memastikan aspirasi kaum muda didengar dan diwujudkan dalam kebijakan yang konkret,” tegasnya.

Baca Juga :  Faizal Rachman Soroti Investasi di Kutim : Investasi Tinggi Tapi Pengangguran Masih Menghantui

Setelah pelantikan, Alfin menyatakan bahwa salah satu prioritas utamanya adalah mendorong Pemerintah Kota Bontang untuk lebih terbuka dalam menyediakan ruang bagi kreativitas dan inovasi pemuda.

Ia melihat bahwa generasi muda memiliki potensi besar yang seringkali terabaikan, dan ia bertekad untuk mengubah hal ini.

“Fokus saya tentunya akan pada isu-isu kepemudaan, memastikan bahwa mereka mendapatkan peluang yang mereka butuhkan untuk berkembang,” tambah Alfin.

Meskipun penempatan Alfin di komisi DPRD belum diputuskan, ia menegaskan bahwa ia siap untuk bekerja di mana saja. Baginya, tugas utama sebagai anggota DPRD adalah menjalankan amanah dengan sepenuh hati dan integritas, tanpa memandang posisi atau komisi mana yang akan diembannya.

“Yang terpenting adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bontang,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Baca Juga :  DPRD Kutim Gelar Paripurna ke-21, Sekwan Ungkap Pencapaian Masa Sidang II

Alfin juga menekankan bahwa keterlibatannya dalam politik bukanlah sekadar tentang mengejar jabatan, melainkan tentang tanggung jawab untuk bekerja keras dan menjadi jembatan antara keinginan masyarakat, terutama kaum muda, dengan kebijakan yang dihasilkan oleh DPRD.

“Saya melihat ini sebagai panggilan untuk berbuat lebih, bukan hanya sekadar memegang posisi,” jelasnya.

Sebagai representasi kaum muda di DPRD, Alfin berharap dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi Bontang. Dengan semangat yang menggebu dan komitmen yang tinggi, ia siap berkontribusi secara maksimal untuk kemajuan kota dan kesejahteraan warganya.

“Saya di sini untuk memastikan Bontang menjadi tempat yang lebih baik bagi kita semua, terutama bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA