Agus Haris Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Tiket Murah di Medsos Jelang Liburan

- Editor

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. (int)

i

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris, memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli tiket melalui media sosial.

Ia menekankan pentingnya mengenali situs resmi penjual tiket, dan tidak terbuai oleh harga murah yang sering kali berujung pada penipuan, terutama menjelang musim liburan.

“Jangan mudah tergiur dengan tawaran harga tiket yang tampak menggiurkan, apalagi jika tidak jelas asal-usulnya. Ini bisa menjadi peluang bagi para penipu,” ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis (4/7/2024).

Agus juga meminta pemerintah untuk proaktif memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai situs resmi untuk pembelian tiket.

Ia menjelaskan bahwa pembelian tiket seharusnya dilakukan melalui saluran resmi, dan tidak dapat diperlakukan seperti transaksi biasa yang mudah dipindahtangankan.

“Pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum familiar dengan dunia online,” tambahnya.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat Harap 2 Raperda Usulan Pemkab Kutim Berikan Asas Manfaat Bagi Masyarakat

Lebih lanjut, Agus mengingatkan pentingnya untuk selalu melakukan pengecekan sebelum melakukan pembayaran. Masyarakat diimbau untuk memahami sistem penjualan tiket, dan mengapa harga yang ditawarkan bisa jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Tak hanya orang tua, generasi muda pun harus lebih cermat dalam menghadapi teknologi. Penting untuk memberikan pemahaman kepada orang tua yang mungkin belum mengetahui cara aman dalam bertransaksi online. Jangan terburu-buru mentransfer uang sebelum memastikan segala sesuatunya,” tutup Agus. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA