Cuaca Ekstrem Melanda Makassar, Dinas Lingkungan Hidup Imbau Warga Waspadai Pohon Tumbang

- Editor

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem melanda Kota Makassar. (ist)

i

Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem melanda Kota Makassar. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Makassar pada Kamis (5/12/2024) hingga Jumat (6/12/2024) menyebabkan kerusakan cukup signifikan di beberapa wilayah. Sejumlah pohon tumbang, bahkan bangunan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdy Mochtar, mengonfirmasi bahwa beberapa lokasi yang terkena dampak cukup parah adalah Jalan Ratulangi, Dg Tata, Tamalanrea Indah, sekitar Pesantren Hidayatullah BTP, dan Bulurokeng.

Tak hanya pohon, penghalang bola golf di Jalan Manunggal, Maccini Sombala, juga dilaporkan roboh akibat terjangan angin kencang.

“Tim Satgas sudah bergerak cepat ke lokasi kejadian. Di Pesantren Hidayatullah, kami bekerja sama dengan PLN untuk menangani masalah terkait aliran listrik yang terputus akibat pohon tumbang,” ujar Ferdy dalam pernyataan tertulis pada Jumat (6/12/2024).

Ferdy juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak beraktivitas di dekat pohon saat cuaca buruk. Ia mengimbau agar warga tidak memarkirkan kendaraan di bawah pohon atau berteduh di sana, untuk menghindari risiko yang bisa membahayakan keselamatan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Kritik Rencana Penghapusan Jurusan di SMA : Langkah Mundur Pendidikan

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, dr Udin Shaputra Malik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pengadaan mesin chainsaw di setiap kecamatan.

Usulan ini bertujuan agar pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, terutama pada saat cuaca ekstrem seperti ini.

“Kami berharap pengadaan mesin chainsaw di setiap kecamatan dapat mempercepat proses pemangkasan pohon-pohon yang membahayakan, sehingga saat cuaca buruk, risiko pohon tumbang bisa diminimalisir,” ujar dr Udin. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA