Dewan Kutim Dorong Pengembangan Pertanian, Minta Pemkab Petakan Potensi Lahan

- Editor

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante. (int)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante. (int)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberi atensi terhadap pengembangan pertanian, mengingat secara geografis Kutim memiliki banyak lahan untuk pertanian.

Selain itu, menurut anggota DPRD Kutim David Rante, pencapaian di sektor pertanian belum memuaskan, meski Dinas Pertanian mengklaim bahwa kebutuhan pertanian telah berhasil.

“Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, masih menimbulkan tanda tanya terkait yang disampaikan. Tentu ini perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut,” kata David belum lama ini.

Ia menambahkan, mestinya pemerintah menciptakan strategi sebagai upaya pertumbuhan ekonomi, yakni mengklasifikasikan wilayah yang cocok untuk pengembangan pertanian.

“Misalnya pertanian untuk padi, harus dipetakan wilayahnya. Karena enggak semua lahan cocok untuk ditanami padi. Tidak Cuma padi, banyak tanaman lainnya yang bisa dikembangkan dalam pertanian,” pungkasnya.

Lebih lanjut anggota Komisi B DPRD Kutim itu meminta Pemkab melakukan penataan strategi berdasarkan wilayah, dan membentuk sentra-sentra pertanian.

“Jadi tidak melulu tanaman sawit yang jangka panjang. Walaupun memang pada umumnya di Kutim didominasi tanaman sawit. Tapi kebutuhan-kebutuhan lainnya, juga perlu dipertimbangkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Siap Dukung Program Nasional Ruang Bersama Untuk Perempuan dan Anak

David Rante meminta pemerintah dapat melihat peluang dengan kekayaan alam yang dimiliki. Sebab jika pertanian dikembangkan, pertumbuhan ekonomi juga akan terus meningkat.

“Tidak bisa dipungkiri, wilayah Kutim sangat luas. Tentu sangat memungkinkan untuk melakukan pengembangan pertanian, apalagi pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Para petani juga akan ikut Makmur jika hal itu dilakukan,” tandasnya. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA