DPRD Bontang Kaji Raperda Untuk Tingkatkan Pemahaman Pancasila di Sekolah

- Editor

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Komisi I DPRD Bontang membahas raperda tentang pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan.  (int)

i

Suasana Rapat Komisi I DPRD Bontang membahas raperda tentang pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Dalam upaya memperkuat pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan, Komisi I DPRD Bontang mengadakan rapat kerja yang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diinisiasi DPRD. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat 2 Sekretariat DPRD Bontang pada Senin (15/7/2024).

Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Maming, memainkan peran penting dalam rapat tersebut dengan memberikan masukan dan koreksi terhadap beberapa pasal dalam Raperda.

Tujuannya adalah untuk memperjelas bahasa yang digunakan, serta meningkatkan efektivitas dari peraturan yang diusulkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maming menyatakan bahwa penyusunan Raperda ini merupakan respon terhadap fenomena menurunnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Selama kunjungan ke sekolah-sekolah, kami sering menemukan bahwa banyak siswa tidak hafal dengan nilai-nilai dan isi Pancasila,” ujar Maming, mengungkapkan latar belakang inisiatif Raperda ini.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dorong Pemetaan Kompetensi Pengusaha Lokal untuk Proyek Pupuk Kaltim

Rapat kerja ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdikbud) Kota Bontang, yang bersama dengan anggota DPRD, membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Pancasila.

Beberapa poin utama yang dibahas termasuk integrasi materi Pancasila dalam kurikulum sekolah, pelatihan bagi guru dalam mengajarkan nilai-nilai kebangsaan, serta penyediaan buku dan materi pendukung yang memadai.

Maming menekankan bahwa pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan adalah elemen kunci dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang kuat.

Baca Juga :  BPBD Bontang Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini di PAUD Al-Kautsar

Diskusi dalam rapat ini berlangsung secara dinamis, dengan setiap anggota komisi menyampaikan pandangan dan masukan mereka. Hal ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menyusun peraturan yang benar-benar relevan dan dapat diterapkan dalam konteks pendidikan di Kota Bontang.

“Dengan rapat ini, kami berharap dapat menghasilkan Raperda yang berkualitas, yang nantinya akan menjadi landasan hukum dalam pendidikan Pancasila di Kota Bontang,” tegas Maming.

Ia juga menyatakan bahwa Komisi I DPRD akan terus mengawal proses ini hingga tahap finalisasi, dengan peninjauan lebih mendalam pada setiap pasal dalam Raperda tersebut.

“Kami akan melakukan pembahasan internal lebih lanjut untuk memastikan setiap pasal disusun dengan tepat,” tutupnya. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA