DPRD Bontang Siap Tindak Sekolah yang Ambil Untung Dari Seragam Gratis

- Editor

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad. (ist)

i

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Di tengah semangat Pemerintah Kota Bontang menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bebas biaya tambahan, muncul kekhawatiran akan adanya praktik penjualan seragam oleh pihak sekolah kepada peserta didik baru. Kekhawatiran ini langsung ditanggapi serius oleh anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad.

Ia menegaskan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam menghadapi potensi penyimpangan tersebut. Pihaknya menilai tindakan menjual seragam di saat pemerintah tengah menggelontorkan bantuan seragam, tas, dan sepatu secara gratis, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap niat baik negara.

“Kalau masih ada sekolah yang berani menjual seragam ke murid baru, itu artinya mereka memunggungi kebijakan pemerintah yang ingin meringankan beban orang tua,” ujar Arfian, Rabu (2/7/2025).

Arfian menyebutkan, bantuan perlengkapan sekolah itu bukan wacana kosong. Anggarannya sudah masuk dalam APBD dan proses produksi tengah berjalan. Target distribusinya pun jelas, yakni sebelum pertengahan semester pertama tahun ajaran baru, seluruh siswa baru akan menerima paket perlengkapan secara lengkap.

Lebih lanjut, Arfian menekankan bahwa DPRD tidak hanya berfungsi sebagai pengesah anggaran, tapi juga sebagai pengawas pelaksanaan di lapangan. Ia bahkan mendorong masyarakat, terutama orang tua siswa, untuk tak ragu melapor jika menemukan indikasi pungutan terselubung.

Baca Juga :  Anggota DPRD Bontang Kritik Keras Pelayanan RSUD Taman Husada

“Kalau sekolah negeri masih saja mencari-cari alasan untuk menjual seragam, itu mencerminkan masalah dalam tata kelolanya. Dan itu harus segera dibenahi,” tegasnya.

Komisi A, kata Arfian, siap turun langsung melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah jika memang diperlukan. Menurutnya, ini bukan sekadar soal kebijakan teknis, tapi menyangkut keadilan bagi seluruh masyarakat, terutama kalangan ekonomi lemah.

“Jangan biarkan program pemerintah yang berpihak pada rakyat kecil ternoda oleh kepentingan sempit segelintir oknum,” tutupnya. (adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru