Kurang Dari 24 Jam, Polisi Temukan Ibu Bayi yang Dibuang di Laccokkong

- Editor

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi yang dibuang di Laccokkong mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (ist)

i

Bayi yang dibuang di Laccokkong mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Penemuan bayi laki-laki yang terlantar di lingkungan Laccokkong, Watampone, sempat mengejutkan warga setempat. Namun, kurang dari 24 jam setelah insiden tersebut, pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas orang tua dari bayi malang itu.

Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, mengonfirmasi bahwa ibu dari bayi tersebut merupakan seorang remaja berinisial DA (17).

Menurut informasi yang diperoleh, DA ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan akibat pendarahan pasca melahirkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ibu dari bayi ini, DA, saat ini masih lemah dan memerlukan perawatan medis intensif. Kondisinya sangat rapuh, sehingga kami belum bisa menggali informasi lebih jauh darinya,” ungkap AKBP Erwin Syah.

Baca Juga :  Gagal Kabur, Satresnarkoba Polres Bone Kembali Gulung Tiga Pengedar Sabu

Penemuan DA merupakan hasil kerja cepat aparat kepolisian yang bergerak secepat mungkin setelah bayi tersebut ditemukan oleh warga pada Sabtu malam, 24 Agustus 2024, sekitar pukul 22.50 WITA.

Bayi itu sendiri ditemukan dalam kondisi yang mengkhawatirkan, dengan ari-ari yang belum terpotong dan luka lecet di bagian belakang kepalanya.

Untungnya, bayi tersebut segera mendapat perawatan di RSUD Tenriawaru dan kini kondisinya mulai membaik.

Namun, meskipun ibu bayi telah ditemukan, kasus ini masih jauh dari selesai. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan untuk mengungkap seluruh aspek kasus ini.

“Saat ini, penyelidikan masih berlanjut. Kami akan menunggu kondisi DA pulih sebelum melanjutkan proses pemeriksaan yang lebih mendalam,” tegas AKBP Erwin Syah.

Baca Juga :  Divonis 1 Tahun, Siskaeee Menyesal Terlibat di Film Dewasa

Kasus ini bukan hanya soal penelantaran bayi, tetapi juga mencerminkan kurangnya dukungan sosial dan kesehatan bagi para ibu muda yang mungkin berada dalam kondisi sulit.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, dan siap memberikan bantuan jika mendapati situasi yang mencurigakan atau memprihatinkan.

Polres Bone mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melapor jika mengetahui atau mencurigai adanya kasus serupa di sekitar mereka. Dukungan komunitas dan respons cepat dari pihak berwenang sangat penting untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah
Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil
Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan
Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara
Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara
Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:25 WITA

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WITA

Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil

Kamis, 30 April 2026 - 14:02 WITA

Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WITA

Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 April 2026 - 22:08 WITA

Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara

Minggu, 19 April 2026 - 16:18 WITA

Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WITA

Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku

Senin, 13 April 2026 - 17:22 WITA

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA