Warga Mengeluh Kesulitan BBM, Anggota DPRD Kutim Kecam Prioritas Jerigen di SPBU

- Editor

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Ubaldus Badu. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Ubaldus Badu. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Ubaldus Badu, menanggapi keluhan serius dari warga Kecamatan Bengalon, Kaubun, dan Karangan mengenai kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

“Kami menerima banyak aduan bahwa masyarakat kesulitan mendapatkan BBM pertalite,” ujar Ubaldus saat ditemui oleh media.

Ubaldus mengungkapkan bahwa meskipun BBM pertalite tersedia di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), prioritas saat ini tampaknya diberikan kepada pembeli yang menggunakan jerigen.

Baca Juga :  Fraksi Nasdem Apresiasi 2 Raperda Usulan Pemkab Kutim

“Ironisnya, mereka yang membawa kendaraan harus mengantri lama, sementara yang membawa jerigen mendapatkan prioritas. Ini jelas tidak adil,” kata Ubaldus, yang merupakan politikus dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Menurut Ubaldus, keluhan ini menunjukkan adanya masalah serius dalam sistem distribusi BBM yang perlu segera diatasi. Dia menekankan perlunya tindakan cepat dari dinas terkait untuk menangani isu ini, agar masyarakat tidak lagi menghadapi kesulitan dalam memperoleh bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

Baca Juga :  Jembatan Kuning Diresmikan, Ketua DPRD Kutim Dorong Peningkatan Ekonomi Desa

“Laporan yang kami terima jelas menunjukkan bahwa jerigen lebih diutamakan dibandingkan kendaraan. Jika masalah ini terus berlanjut, dampaknya bisa sangat merugikan masyarakat,” tambahnya.

Ubaldus juga mencurigai adanya kemungkinan kecurangan di SPBU yang perlu diselidiki. “Masyarakat yang harus mengantri berjam-jam sering kali tidak mendapatkan BBM. Ini harus ditangani segera sebelum situasinya semakin memburuk dan menimbulkan ketegangan di tiga kecamatan tersebut,” tegas Ubaldus. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru