Banjir Terjang Makassar, Wali Kota Imbau Masyarakat Waspada

- Editor

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Makassar – Dalam beberapa hari terakhir, Kota Makassar diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap menghadapi potensi bencana yang terjadi setiap tahunnya saat musim hujan tiba.

Wilayah-wilayah dengan topografi rendah, seperti Kecamatan Manggala, Tamalanrea, Biringkanaya, dan Panakkukang, sering menjadi titik rawan banjir akibat penampungan air yang terhambat. Hal ini membuat masalah banjir terus menjadi tantangan besar bagi pemerintah kota.

Wali Kota Pomanto, yang akrab disapa Danny, mengungkapkan bahwa masyarakat di kawasan-kawasan tersebut perlu bersiap dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada, sembari menunggu solusi lebih lanjut.

“Ini adalah pekerjaan besar yang memerlukan revisi tata ruang yang menyeluruh,” katanya, Rabu (11/12/2024).

Danny menekankan bahwa penanganan banjir di Kota Makassar memerlukan langkah-langkah radikal dan konsolidasi lahan. Salah satu ide yang diusulkan adalah pemindahan warga di kawasan rawan banjir ke lokasi yang lebih tertata dan aman, sementara bekas pemukiman bisa dikembalikan menjadi area resapan air atau ruang terbuka hijau.

Meskipun skema konsolidasi lahan ini telah diterapkan di negara-negara lain dengan sukses, Danny mengakui bahwa penerapannya di Makassar memerlukan biaya yang sangat besar.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Ajak OPD Raih Parasamya Purnakarya Nugraha Kedua Kali

“Keuangan kita berat, sementara di luar negeri, hal ini sudah bisa diterapkan,” ungkapnya.

Namun, meski ide ini belum terwujud, Danny berharap bahwa pemimpin Makassar di masa depan dapat menerapkan kebijakan ini, yang diyakini bisa memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir.

“Kita berharap ke depan, pemimpin kota bisa mewujudkan upaya ini, agar masalah banjir di Makassar dapat teratasi dengan lebih efektif,” tutup Danny. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA