Trotoar Jadi Lahan Parkir, DPRD Bontang Desak Penataan Ulang Kawasan Ramai Kota

- Editor

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry

i

Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry

DIKSIKU.com, Bontang – Kemacetan dan kesemrawutan di pusat kota Bontang kembali jadi sorotan. Salah satu titik rawan yang menuai perhatian adalah trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Jenderal Sudirman yang kini justru beralih fungsi menjadi tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat.

Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, trotoar seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki, bukan jalur alternatif parkir.

“Fungsi utama trotoar itu untuk masyarakat yang berjalan kaki. Tapi sekarang malah penuh kendaraan. Selain mengganggu, ini jelas membahayakan,” ujarnya saat ditemui pada Senin (23/6/2025).

Alfin menambahkan, kepadatan parkir yang mengganggu trotoar juga berdampak langsung pada lalu lintas jalan utama. Kendaraan yang parkir di bahu jalan membuat badan jalan menyempit, menimbulkan potensi kemacetan, terutama di jam-jam sibuk.

Sebagai solusi jangka menengah, Alfin mendorong Pemkot Bontang agar segera mengidentifikasi dan memanfaatkan lahan kosong di sekitar area tersebut sebagai kantong parkir resmi. Salah satu lokasi yang ia soroti berada di sekitar Toko 3 Second.

“Kalau status lahan itu memungkinkan, lebih baik dijadikan kantong parkir daripada terus dibiarkan kosong. Ini bisa bantu atur arus kendaraan,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan adanya pembatasan waktu parkir di kawasan padat aktivitas. Menurutnya, larangan parkir saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari bisa memberi ruang bagi arus kendaraan dan mobilitas pejalan kaki.

Baca Juga :  DPRD Bontang Desak Pemkot Tidak Pasif Hadapi Dampak Pemisahan Jadwal Pemilu

“Misalnya, parkir baru dibolehkan setelah pukul 8 pagi. Tapi tetap harus jelas zonanya, mana yang boleh parkir dan mana yang tidak,” tambahnya.

Alfin menegaskan bahwa penataan ini bukan semata demi keindahan kota, melainkan bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua warga.

“Kalau sistem parkirnya rapi, lalu lintas lancar, dan trotoar bisa dipakai sebagaimana mestinya. Itu baru namanya kota yang ramah untuk warganya,” pungkasnya.(adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Rahmah M

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA