WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (AI)

i

Ilustrasi. (AI)

DIKSIKU,com, Bontang – Organisasi Wartawan Independen Bone (WIB) mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) kepada DPRD Kabupaten Bone terkait pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR) di daerah tersebut.

Permohonan itu disampaikan melalui surat Nomor 032/WIB-PRDPU/BONE/VI/2026 yang ditujukan kepada pimpinan DPRD. WIB menilai implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang CSR belum berjalan optimal, terutama dalam aspek transparansi pengelolaan dan pelaporan program.

Ketua WIB, Eka Handayani, mengatakan masyarakat masih kesulitan memperoleh informasi mengenai perencanaan, penyaluran, hingga realisasi penggunaan dana CSR. Menurutnya, kondisi tersebut membuat manfaat program CSR belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Selama ini pengelolaan CSR dinilai belum terbuka. Karena itu, diperlukan forum resmi untuk mengevaluasi pelaksanaan Perda CSR dan mendorong transparansi kepada publik,” ujar Eka, Selasa (9/6/2026).

WIB menilai keterbukaan informasi mengenai program CSR penting agar masyarakat dapat mengetahui sasaran penerima manfaat, bentuk kegiatan yang dijalankan, serta dampak yang dihasilkan dari penggunaan dana tersebut.

Melalui RDPU, WIB meminta DPRD menghadirkan sejumlah pihak terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bone, organisasi perangkat daerah yang membidangi investasi, perizinan dan pembangunan, perwakilan perusahaan, akademisi, pakar hukum, hingga unsur masyarakat sipil dan media.

Baca Juga :  Prabowo Hadapi Sorotan Publik, Banjir Sumatera Diduga Bukan Sekadar Bencana Alam

Dalam forum tersebut, WIB berharap dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Perda CSR, termasuk mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan program yang selama ini dinilai belum mudah diakses publik.

Selain itu, organisasi tersebut juga mendorong adanya pembahasan mengenai keselarasan program CSR dengan kebutuhan pembangunan daerah, penguatan fungsi pengawasan DPRD, serta penyusunan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan CSR.

WIB berharap RDPU dapat menghasilkan rekomendasi yang mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan CSR, sekaligus memastikan kontribusi dunia usaha benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi
Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat
Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari
Banyak Pengelola SPPG Ngaku Tak Tahu SOP, BGN: Itu Alasan Lama
1.700 Dapur MBG Disetop, DPR Soroti Dugaan Permainan di Balik SPPG

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Kamis, 30 April 2026 - 07:14 WITA

Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

Senin, 27 April 2026 - 08:38 WITA

Banyak Pengelola SPPG Ngaku Tak Tahu SOP, BGN: Itu Alasan Lama

Berita Terbaru